Jakarta, Beritasatu.com – Rencana pendirian President’s Club digagas Presiden terpilih Prabowo Subianto. Tujuannya agar para mantan presiden bertemu secara rutin untuk membahas isu-isu strategis nasional. Rencana ini mendapat banyak dukungan karena mengumpulkan masukan dinilai penting agar negara bisa maju.
Read More : Pengamat: Anggota DPR 2024-2029 Harus Prioritaskan Regulasi Politik Jangka Panjang
Selain itu, pemberitaan mengenai pembentukan kabinet Prabowo-Gibran juga ramai diperbincangkan. Berbagai pihak pun mulai mengusulkan nama-nama yang cocok untuk duduk di kursi menteri. Salah satunya adalah pesan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yang meminta agar Prabowo tidak mendatangkan orang-orang beracun ke dalam pemerintahan.
Berikut rangkuman topik politik terhangat saat ini.
Pembentukan President’s Club Rencana pendirian President’s Club yang digagas Presiden terpilih Prabowo Subianto mendapat respon positif dari banyak kalangan. Salah satunya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno. Menurutnya, Indonesia membutuhkan kontribusi semua pihak, termasuk para mantan presiden, untuk menghadapi berbagai tantangan. Rencana ini pun mendapat dukungan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
โKita sedang mengalami banyak gejolak geopolitik internasional, seperti perlambatan ekonomi global. Senang sekali bisa hadir dan mendengar gagasan Pak Prabowo, Pak SBY, Bu Mega dan juga Pak Jokowi,โ kata Sandiaga.
Menurut juru bicara Prabowo Subianto, Dahnil Azhar Simanjuntak, tujuan didirikannya klub tersebut agar mantan presiden itu bisa bertemu secara rutin dan membahas isu-isu strategis nasional.
Read More : Dewas KPK Tunda Sidang Putusan Etik Nurul Ghufron Hari Ini
Rencana Pertemuan Jokowi dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Megawati Habiburokhman meyakini pertemuan Jokowi dan Megawati yang disebut-sebut sulit terjadi, akan bisa terjadi dalam waktu dekat, apalagi dengan adanya jembatan yang dibangun oleh Prabowo.
Habiborokhman yakin Jokowi dan Megawati bisa berkontribusi pada pemerintahan selanjutnya. Oleh karena itu, kedua tokoh nasional tersebut diharapkan segera bersatu demi kepentingan bangsa dan negara.
โPak Prabowo adalah sahabat Pak Jokowi dan juga sahabat Ibu Mega. Tentu saja beliau bisa membantu, memperlancar komunikasi kedua tokoh bangsa ini,โ kata Habiborokhman.