Jakarta, Beritasatu.com – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya merespons serangan elite Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terhadap PBNU. Gus Yahya mengatakan, banyak keluhan dari peserta PBNU terhadap pidato langsung dan masukan PBNU. Ia pun mengaku telah mengambil langkah untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Read More : Hasil Granada vs Real Madrid, Los Blancos Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan

“Saya sampaikan banyak keluhan dari anggota PBNU dan kami mencari jalan dan tidak mengambil tindakan yang mendesak,” ujarnya dalam konferensi pers paripurna PBNU 2024, Minggu (28/7/2024).

Gus Yahya mengatakan, dirinya telah memberi wewenang kepada dua orang yakni Kia Anwar Iskandar sebagai Wakil Rais Aam PBNU dan Kia Amin Sahid Husni sebagai Wakil Ketua PBNU untuk mengusut permasalahan tersebut dan memberikan nasihat kepada PBNU.

Kenapa dua orang ini? Karena Kiai Anwar adalah orang-orang yang awal terbentuknya PKB dan sekarang sudah berpisah. Dulu banyak kyai NU yang bersama-sama, sekarang sudah berpisah, ujarnya.

Sedangkan Kiai Amin Sahid Husni merupakan Sekretaris Jenderal DPP PKB pertama saat pertama kali terbentuk.

Semuanya akan bekerja kembali mengusut masalah ini dan langkah-langkah yang diambil,” jelas Gus Yahya.

Gus Yahya melanjutkan, ada prinsip penting dalam hubungan NU dan PKB, seperti hubungan sejarah, hubungan antardaerah, dan hubungan adat. Namun, dia mengatakan NU tidak mungkin dijadikan sasaran PKB.

“PKB tidak bisa NU saja PKB, tidak bisa,” ujarnya.

Read More : Barcelona vs Madrid: Blaugrana Dominasi Semua El Clasico Musim Ini

Gus Yahya mengatakan, sekitar 20% warga NU bukan anggota PKB.

“Meski 20% anggota NU bukan pemilih PKB, namun sisanya berbeda partai,” jelasnya.

Ia menambahkan, NU juga harus memikirkan hubungannya dengan kekuatan politik, bukan hanya PKB.

“Bukan berarti NU tidak mau berurusan dengan PKB tentunya, tapi NU tidak mau hanya berurusan dengan PKB. Prinsip ini, namun menimbulkan perasaan negatif dari pimpinan PKB hingga level penyerangan. PBNU dengan serangan yang kuat dan langsung ya masalah PBNU,” kata Gus Yahya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *