Malang, Beritasatu.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur mengungkap temuan terbaru kecelakaan maut di Tol Pandaan-Malang pada Senin (23/12/2024). Kompol Direktorat Lalu Lintas Jawa Timur Komarudin mengatakan, bus Tirto Agung yang ditumpangi rombongan siswa SMP IT Darul Qur’an Mulia Putri Bogor, Jawa Barat, dengan kecepatan ’80km/jam yang dikendarainya menabrak kontainer S 9126 UU . truk yang membawa pakan ternak.

Read More : Gempa 6,3 Sr Guncang Jepang Bagian Selatan

Dari hasil olah TKP menggunakan alat Traffic Accident Analysis (TAA), kecelakaan di Tol Pandaan-Malang ini posisinya tepat berada pada tikungan miring dengan kondisi jalan menanjak. Komarudin mengatakan, kecelakaan itu disebabkan truk berhenti di jalur kiri lalu mundur, hingga akhirnya ditabrak bus.

Artinya truk tersebut berhenti dalam posisi miring. Lalu fakta berikutnya, kami juga menemukan ada bekas blok truk yang kami temukan, tepat di sebelah truk yang berhenti di KM 78/50. Kemudian kami juga menemukan itu ada bekas goresan di tengah pembatas jalan,” kata Kombes Komarudin usai olah TKP, Selasa (24/12/2024). Menurutnya, kecelakaan itu terjadi karena bus berada di jalur kanan dengan kecepatan 80 kilometer per jam.  Dari alat yang kami deteksi, kecepatannya saat ini 80 km/jam. Soal itu, jelasnya. Berdasarkan keterangan sementara sopir truk, saat berhenti, mesin kendaraan masih hidup dan dia keluar dari kendaraan dengan maksud menghalangi kendaraan. “Terakhir kami mengambil posisi truk yang diperiksa. rem tangan dalam keadaan hidup atau aktif dan posisi gigi netral.  Akan turun tim ahli untuk memastikan rem tangan berfungsi atau tidak,” kata Kombes Komarudin. Seperti diberitakan, kecelakaan maut terjadi pada Senin (23/12/2024) di Tol Pandaan -Malang, Kabupaten Malang. Kecelakaan tersebut melibatkan bus wisata dan truk pengangkut ternak. Sebanyak 52 orang terlibat dalam kecelakaan tersebut, dengan 48 orang luka ringan. Sejauh ini korban luka di tol Pandaan-Malang masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Kecamatan Lawang dan Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

 

Read More : Serangan Israel Tewaskan Pemimpin Hizbullah, Menlu Retno: Jangan Sampai Situasi di Lebonon hingga Gaza Dianggap Normal

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *