Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Menteri Pertanian (Wamintan) Sudaryono mengutarakan pentingnya percepatan produksi beras untuk mendukung rencana swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Sudaryono mengatakan Kementerian Pertanian menargetkan bisa menggarap lahan sawah seluas 3 juta hektare dalam 3-4 tahun ke depan.

Read More : 10 Rahasia agar Kesehatan Baterai iPhone Tetap Terjaga

Faktanya, kami menargetkan untuk menggarap 3 juta hektar dalam tiga atau empat tahun ke depan. Ini menjadi perlu karena jumlah penduduk kita bertambah tetapi sawah kita tidak pernah bertambah, kata Su Dalino dalam konferensi tersebut. wawancara.

Sudaryono memperkirakan target 3 juta hektare mampu memenuhi kebutuhan pangan negara dalam beberapa dekade mendatang. Hal ini mengingat terus meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia.

“Kami memperkirakan bahwa 3 juta orang dapat menyelamatkan generasi kita selama 80 tahun ke depan,” jelasnya. “Dengan pertumbuhan populasi dan permintaan konsumsi pangan yang luar biasa, 3 juta orang dapat menyelamatkan generasi kita setidaknya untuk 70 hingga 80 tahun ke depan.”

Sudaryono menjelaskan, untuk mencapai target 3 juta hektare, Kementerian Pertanian akan menggunakan banyak lahan milik swasta, korporasi, dan milik negara. Setelah itu akan disusun rencana bisnis dan pembagian keuntungannya.

“Tanahnya ada yang milik perseorangan dan ada pula yang milik perusahaan. Hakikatnya tanah itu milik negara dan milik perseorangan. Kuncinya adalah mencetak sawah, kemudian menyusun rencana bisnisnya,” imbuhnya.

Read More : 404

Maklum, Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah menteri dan wakil menteri Kementerian Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (28 Oktober 2024) untuk membahas isu swasembada pangan.

Pantauan Beritasatu.com, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono masuk ke istana sekitar pukul 01.10 WIB, disusul Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Terengono. Sekitar pukul 13.19 WIB, Menteri Pertanian Andi Imran Sulaiman masuk ke Istana setelah menunggu di dalam mobilnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *