Seoul, Beritasatu.com – Badan pemadam kebakaran Korea Selatan (Korea Selatan) mengatakan pada Minggu (29/12/2024) bahwa 62 orang tewas setelah sebuah penerbangan Jeju Air terbakar di bandara di selatan negara itu. Pesawat yang membawa 181 orang itu dilalap api ketika tergelincir dari landasan pacu dan menabrak penghalang sesaat setelah mendarat.
Read More : 10 Universitas Luar Negeri yang Bebas Sertifikat TOEFL atau IELTS
Kantor tanggap darurat negara itu mengatakan roda pendaratan tidak berfungsi. “Sebanyak 62 orang di dalamnya tewas akibat insiden tersebut,” lapor dinas pemadam kebakaran nasional AP.
Api hampir padam, kata Badan Pemadam Kebakaran Nasional. Namun, pihak berwenang berusaha mengeluarkan orang-orang dari pesawat penumpang Jeju Air di bandara di selatan kota Muan. Mereka mengerahkan 32 mobil pemadam kebakaran dan beberapa helikopter untuk memadamkan api.
Pejabat tanggap darurat di Muan mengatakan mereka sedang menyelidiki penyebab kebakaran tersebut. Dia mengatakan roda pendaratan pesawat tidak berfungsi.
Sementara itu, Kementerian Perhubungan menyatakan pesawat akan kembali ke Korea Selatan dari Bangkok.
Read More : Sudah Cabut Laporan, Inara Rusli Tunggu Itikad Baik Virgoun
Sebelum terbakar, pesawat tergelincir keluar landasan dan menabrak pagar beton karena roda pendaratan depan rusak.