Seoul, Beritasatu.com – Kecelakaan tragis terjadi di Bandara Internasional Muan pada Minggu (29/12/2024), saat pesawat Jeju Air dengan nomor penerbangan 7C2216 tergelincir dari landasan dan terbakar. Setidaknya 62 orang tewas dari total 181 penumpang dan awak pesawat akibat kejadian ini.

Read More : Menko AHY Minta Tambahan Anggaran Sebesar Rp 273 Miliar, Ini Peruntukannya

Penerbangan Jeju Air Boeing 737-800 berangkat dari Bangkok, Thailand pada pukul 01:30 waktu setempat dan dijadwalkan tiba di Bandara Muan, Provinsi Jeolla Selatan, Korea Selatan pada pukul 08:30 waktu setempat. Namun pada pukul 09:07, pesawat mengalami kendala saat mencoba mendarat.

Seorang petugas bandara menjelaskan, pesawat hendak mendarat di landasan 01 namun mengalami kendala teknis. โ€œPesawat gagal melepaskan roda pendaratan dan akhirnya mendarat dengan posisi perut pada upaya kedua. โ€“ Sayangnya, pesawat gagal mengerem, tergelincir dari landasan dan terbakar,โ€ kata pejabat tersebut.

Dinas Pemadam Kebakaran Nasional Korea mengonfirmasi 62 orang tewas dalam kecelakaan pesawat Jeju Air, dan dua orang ditemukan selamat dan segera dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis. Petugas masih fokus menyelamatkan penumpang yang mungkin terjebak di bagian belakang pesawat.

Read More : Lapisan Salju Kembali Selimuti Gunung Fuji Buat Warga Jepang Lega

Dari 175 penumpang kecelakaan pesawat Jeju Air, 173 orang merupakan warga negara Korea Selatan, dan dua lainnya merupakan warga negara Thailand. Total ada enam awak yang bertugas pada penerbangan ini.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *