Jakarta, Beritasatu.com – Para pilot aerobatik TNI Angkatan Udara yang tergabung dalam Jupiter Aerobatic Team (JAT) kembali memamerkan beberapa manuver pesawatnya saat menerbangkan KT-1 Wong Bee di angkasa Lapangan Silang Monas, Jakarta. lapangan KTT Peringatan HUT TNI ke-79, Sabtu (10-05-2024).
Read More : Revisi UU TNI Harus Terus Dikawal dan Transparan
Enam pilot TNI AU yang semuanya instruktur penerbangan Skuadron Latihan (Skadik) 102 Lanud Adisutjipto melakukan tujuh latihan Jupiter 7 dan manuver terbang dihitung dari darat.
Jupiter adalah tanda panggilan instruktur penerbangan Skadik 102. Nama ini juga diambil dari nama tim JAT dan pilotnya, The Jupiters.
โArrowhead loop sebagai manuver untuk membuka sisi kanan podium. Keenam pesawat Jupiter tersebut melakukan formasi panah atau panah,โ jelas narator tentang manuver dan formasi yang dibentuk oleh enam pilot JAT di langit Monas.
Manuver selanjutnya menampilkan dua pesawat dalam formasi terluar yaitu Jupiter 5 dan Jupiter 6 saling memotong arah (cross over break manuver), dan empat pesawat lainnya membentuk tango membentuk diamond loop.
Di darat, ribuan warga yang memadati Lapangan Lintas Monas langsung mengangkat perangkatnya ke angkasa untuk mengabadikan aksi para pilot aerobatik TNI AU.
Seperti yang dijelaskan oleh narator Jupiter 7, pesawat Jupiter dilengkapi dengan generator asap putih untuk mengecat langit selama manuver dan formasi.
Tak sampai disitu saja, dengan nama Jupiter 5, The Great Grackle dan Jupiter 6 The Killer Monster, ia terus memamerkan formasi semi-kubus kembar dan ditindaklanjuti dengan passing jarak dekat yang cukup dekat.
Pesawat lainnya, The Synchro, terbang pada ketinggian dan kecepatan yang sama.
Read More : Kasus Tian Bachtiar dkk, Kejagung Sita Dokumen Tagihan Rp 2,4 Miliar
“Mari kita rasakan sensasi terbang yang mengasyikkan!” kata Jupiter kepada mereka yang melihat aksi ke-7 Jupiter, seperti dilansir Antara.
Pada manuver selanjutnya, keempat pesawat yang merupakan bagian dari formasi utama terangkat satu per satu, asap putih membentuk bentuk ular. Kedua manuver tersebut disebut putaran ular dan putaran tinggi g.
Manuver selanjutnya dilakukan oleh dua pesawat Synchro, Jupiter 5 yang terbang di atas, disusul Jupiter 6 tepat di bawah. Manuvernya disebut cermin. Jupiter 4 juga menunjukkan manuver ekstrem, terbang mengitari tiga pesawat di depannya. Manuver ini disebut rol sekrup.
Terakhir, enam pesawat Jupiter menutup aksi dengan membentuk simbol cinta di udara yang dilanjutkan dengan ledakan bom.
Jupiter 7 mengatakan: โManuver kasih sayang ini merupakan wujud rasa cinta dan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas dukungannya kepada Tentara Nasional Indonesia.