New York City, Beritasatu.com – Seorang hakim di New York mengumumkan bahwa dia akan menunda keputusan hingga minggu depan tentang pencabutan dakwaan terhadap Donald Trump karena memalsukan catatan bisnis.

Read More : Jasad Wanita Ditemukan Dicor di Belakang Rumahnya

Hakim Juan Merchan harus mengambil keputusan pada Selasa (11/12/2024), tentang kemungkinan menolak dakwaan terhadap Donald Trump di negara tersebut. Namun, Merchan mengumumkan penundaan keputusan tersebut hingga 19 November untuk memberikan waktu kepada jaksa penuntut untuk mengajukan proposal setelah Donald Trump terpilih sebagai presiden AS.

Pengacara Matthew Colangelo menulis bahwa karena keadaan yang belum pernah terjadi sebelumnya, jaksa harus mempertimbangkan bagaimana menyeimbangkan pentingnya putusan juri dan peran Donald Trump sebagai presiden.

Pada akhir Mei 2024, Donald Trump dinyatakan bersalah oleh juri di New York atas 34 dakwaan memalsukan catatan bisnis, menyembunyikan dakwaan menyembunyikan informasi buruk selama kampanye presiden 2016, terkait hubungannya dengan bintang porno Stormy Daniel.

Read More : Aparat Gabungan Razia Joki Jalur Alternatif dan Preman di Kawasan Puncak Bogor

Donald Trump menyatakan bahwa dia tidak memiliki hubungan dengan Stormy Daniel dan membantah melakukan kesalahan apa pun. Dia bersikeras bahwa kasus tersebut adalah taktik politik untuk merusak kampanye pemilu.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *