Lampung Atsimo, Beritasatu.com – Dua pencuri sepeda motor di Lampung Atsimo, Lampung, terjaring di sebuah bangunan perumahan dalam penggerebekan. Kedua pencuri itu terjebak di dalam hotel karena pintunya menggunakan kunci sidik jari elektronik.

Read More : Kronologi Kasus Remaja Putri di Padangsidimpuan Jadi Tersangka Video Asusila hingga Minta Bantu Prabowo

Tak hanya menolak membawa sepeda motornya keluar dari lokasi, kedua pencuri sepeda motor di Lampung Selatan itu masih terjebak di dalam hotel. Peristiwa itu terjadi di salah satu hotel di Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Senin (9/11/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kedua penjahat tersebut masuk ke dalam hotel karena gerbangnya tidak ditutup setelah beberapa menit.

Dalam video CCTV, setelah masuk dengan selamat menggunakan perangkat lama, pelaku langsung membobol kunci sepeda motor yang terparkir di hotel tersebut.

Setelah berhasil membaca kunci sepeda motor milik salah satu shelter, para penjahat pun pergi dengan membawa sepeda curiannya. Namun saat hendak keluar, mereka panik karena pintu gerbang tidak terbuka.

Gerbangnya tidak bisa dibuka karena menggunakan kunci elektronik dengan sensor sidik jari. Ketika pelaku kabur dari hotel selama 30 menit, pelaku mengembalikan sepeda motor hasil curiannya ke lokasi semula.

Para penjahat kemudian meminta bantuan salah satu penghuni hotel untuk membukakan pintu gerbang. Setelah membuka pintu gerbang, kedua penjahat tersebut meninggalkan hotel tanpa membawa apa-apa.

Zainudin (55 tahun), pemilik hotel, mengatakan, pintu dibuka karena ada tamu, kemudian pelaku masuk menggunakan sepeda motor.

Read More : Menkeu Sri Mulyani Pastikan PPN 12 Persen Tetap Diberlakukan Mulai 1 Januari 2025

โ€œSetelah para penjahat ini masuk, salah satu penghuni hotel menutup pintu yang terbuka. Setelah pelaku mengambil sepeda motor, pintunya tidak bisa dibuka dan terjebak di dalam,โ€ kata Zainudin saat ditemui, Selasa (10/12/2024).

Zainudin menjelaskan, pencurian sepeda motor yang dilakukan kedua pelaku ini tidak menunjukkan adanya kerusakan melainkan kunci sepeda motor.

โ€œPemilik sepeda motor kemudian memutar rekaman CCTV untuk mengetahui kejadian tersebut. Dari situ diketahui dua orang pelaku pencurian sepeda motor masuk ke dalam hotel dan mencoba mengambil sepeda motor, kata Zainudin.

Meski kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor tersebut tidak berhasil, namun pemilik hotel dan pemilik sepeda motor melaporkan percobaan pencurian sepeda motor tersebut ke polisi di Jati Agung, Lampung Selatan. Saat ini, pihaknya masih memburu dua pelaku yang tidak mengendarai sepeda motor tersebut karena terjebak di hotel yang memiliki gerbang elektronik.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *