Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengganti direksi Perum Bulog dan mengangkat Wahyu Suparyono sebagai CEO (Direktur Utama) baru. Wahyu Suparyono menggantikan posisi CEO Bayu Krisnamurthi sebelumnya.
Read More : KUR Sektor Perumahan Diusulkan untuk Dukung 3 Juta Rumah
Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi bersama Purnomo Sinar Hadi selaku Direktur Sumber Daya Manusia telah mengakhiri masa baktinya di Perum Bulog sebagaimana tertuang dalam keputusan Menteri BUMN nomor: SK-73/DHK.MBU.A/09/2024 ,” yang dikutip dari keterangan resmi Perum Bulog, Selasa (10/9/2024).
Informasi pergantian direksi Perum Bulog sebelumnya telah dipublikasikan di akun Instagram resmi @perum.bulog.
Namun hingga saat ini belum ada jadwal pelantikannya dan kami menunggu informasi lebih lanjut. Dalam postingan di media sosial resmi Perum Bulog tertulis keluarga besar Perum Bulog mengucapkan terima kasih atas dedikasi Bayu Krisnamurthi sebagai Direktur Utama Perum Bulog sejak Desember 2023 hingga September 2024.
Terima kasih atas komitmen Bapak Bayu Krisnamurti dan Bapak Purnomo Sinar Hadi yang telah menjalankan amanahnya di Perum Bulog, tulis Perum Bulog di akun Instagram resminya, Senin (9/9/2024) sore.
Wahyu Suparyono menjadi Direktur Utama Perum Bulog setelah sebelumnya menjabat CEO Asabri dan akan memulai masa jabatannya di Bulog bersama Wakil CEO Marga Taufiq dan Direktur Human Capital Sudarsono Hardjosoekarto.
Read More : Heboh Gaji Dipotong 3 Persen untuk Tapera, Karyawan Protes
Sebelum menjabat Wakil Dirjen Perum Bulog, Marga Taufiq merupakan Perwira Khusus di Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan (YPPSDP) Kementerian Pertahanan, Wakil Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat dan Pangdam XVI/Pattimura.
Sedangkan Sudarsono Hardjosoekarto yang pernah menjabat Direktur Sumber Daya Manusia Perum Bulog merupakan mantan guru besar sosiologi dan birokrat, selain itu juga pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Kesatuan Bangsa dan Kebijakan Kementerian Dalam Negeri.