Surabaya, Beritasatu.com – Usai dilantik menjadi Dirjen Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) periode 2028-2024 pada Musyawarah Nasional (MONAS) PBSI XXIV/2024, Fazl Imran mengatakan organisasi yang dipimpinnya dan adalah fondasinya. Itu akan dilandasi oleh persatuan PBSI dan gotong royong PBSI. Tidak ada lagi kamp.

Read More : 489.763 Orang di Riau Terima Manfaat Kartu Prakerja

Kita semua untuk Indonesia. Ini yang saya sebut dengan persatuan PBSI dan PBSI Gotong Dayung. Dengan visi mengharumkan bulu tangkis kebanggaan bangsa,” kata Khushi Fazal Imran. di penghujung Musyawarah Nasional PBSI 2024 pada Sabtu (10/8/2024).

Munas XXIV/2024 resmi ditutup pada Sabtu sore di Empire Palace Hotel Surabaya oleh Minpura Dito Areotjo.

Meski mendapat penghargaan, Fazl Imran yang berpartisipasi sebagai satu-satunya calon elektoral, dipilih oleh 34 Pengurus Provinsi (Pengprov) Provinsi di antara 38 Pengurus Provinsi yang hadir pada Munas ke-24 tersebut.

Fazl Imran, mantan polisi, mengatakan: “Saya bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada saya seluruh peserta Munas PBSI untuk menjadi Dirjen PP PBSI periode 2024-2028. Ini adalah misi yang menarik.” Kapolda Metro Jaya.

Bulutangkis disebut-sebut sebagai salah satu olah raga paling terkenal dan populer di Indonesia. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerjasama mengharumkan nama Indonesia melalui bulu tangkis.

Selama menjabat sebagai Ketua PP PBSI, Fazal Imran siap menerima kritik dan komentar masyarakat dan pecinta bulu tangkis.

Katanya, inilah penilaian dan penilaian terhadap vitamin-vitamin yang akan dikonsumsi setiap hari oleh seluruh pengurus pusat PBSI dengan penuh kesadaran dan semangat kedepannya.

Read More : IHSG Anjlok 6,12 Persen, Bagaimana Pergerakan Harga Emas dan Rupiah?

Manpura Dito Areutjo mengatakan, pihaknya berkomitmen terus mendukung Organisasi Nasional Tipok Bolo. Apalagi bulutangkis masih menjadi olahraga unggulan dan utama di Indonesia.

Ditto mengatakan, “Untuk mendukung olahraga seperti bulu tangkis, pemerintah sangat kompeten dan sangat berkomitmen. Perlu komunikasi, kerjasama dan juga road map yang harus segera dibuat oleh PBSI. Oleh karena itu, jangka menengah, jangka pendek dan jangka panjang.”

Ia berharap kerja sama PBSI dengan pihak swasta juga disambut baik. Semakin banyak orang berpartisipasi, semakin banyak peluang yang ada, katanya.

Menteri Olahraga dan Pemuda Ditto mengatakan: “Saya juga mendorong agar Pak Kitam diangkat, hal ini sudah saya sampaikan berkali-kali, agar Pusdiklat Seppung bisa segera dimodernisasi.” 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *