Houston, Beritasatu.com – Badan Antariksa AS (NASA) telah memperingatkan tentang asteroid raksasa yang disebut jam 2024, menurut panel NASA Asteroid Watch.

Read More : IHSG Jatuh ke Level 6.749, Sektor Ini Paling Anjlok

Asteroid raksasa 2024 XN1 akan berjarak 7,21 juta kilometer dari Bumi atau sekitar 18 kali jarak Bumi dan Bulan. Meskipun jarak ini dianggap sebagai pendekatan yang dekat menurut standar astronomi, para ahli memastikan bahwa tidak ada risiko tabrakan.

Jess Lee, astronom Royal Observatory Greenwich, menjelaskan lintasan asteroid sudah diprediksi dan Bumi tidak akan mencapai tingkat berbahaya. โ€œAsteroid ini berdiameter sekitar 29 hingga 70 meter. Saat menghantam Bumi, energinya setara dengan 12 juta ton TNT, mampu menghancurkan area seluas 2.000 kilometer persegi,โ€ kata Lee.

Asteroid raksasa ini baru ditemukan pada 12 Desember 2024 oleh NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA). Setelah memperhitungkan orbitnya, asteroid raksasa itu tergolong pendekatan dekat, dengan jarak aman 7,5 juta kilometer dari Bumi.ย 

ESA juga menegaskan, asteroid ini tidak termasuk dalam daftar objek yang berisiko bertabrakan dengan planet kita.

Read More : Menko Pangan Zulhas Ungkap Akan Bawahi Kementan, KKP, Bulog, hingga Bapanas

Asteroid 2024 XN1 tidak akan terlihat bahkan oleh astronom amatir dengan teleskop biasa sekalipun. Jess Lee juga membandingkan dampaknya dengan peristiwa Tunguska di Rusia pada tahun 1908, ketika asteroid serupa meledak di atmosfer dan meratakan 80 juta pohon dengan kekuatan antara 3 hingga 30 megaton TNT.

Setelah melintas pada malam Natal, asteroid raksasa ini baru akan mendekati Bumi pada Januari 2032.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *