Jakarta, Beritasatu.com – Terong merupakan salah satu sayuran yang kaya nutrisi dan sering dijadikan pilihan sehat dalam berbagai masakan. Terong kaya akan serat, vitamin dan mineral.
Read More : 7 Gaya Hidup yang Harus Dijalani agar Awet Muda seperti Jessica Wongso
Dengan kandungan antioksidan seperti nasunin yang terdapat pada kulitnya, terong bermanfaat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Selain itu, terong juga rendah kalori sehingga menjadi pilihan sehat bagi Anda yang ingin menjaga berat badan.
Namun, bagaimana jika terong yang biasa Anda gunakan diolah dengan cara digoreng? Apakah pengobatan ini tetap mempertahankan manfaat kesehatannya, atau justru menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dalam tubuh?
Selanjutnya, simak dampak kesehatan dari pengolahan terong, terutama terhadap kolesterol.
Pengaruh Pengolahan Terong Terhadap Kesehatan Pengolahan terong khususnya penggorengan dapat mempengaruhi nilai gizinya. Menggoreng terong dengan minyak dapat menambah kalori dan lemak, yang jika dikonsumsi berlebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan jantung.
Efek menggoreng: Sayuran yang digoreng cenderung lebih tinggi lemak dan kalori. Penambahan lemak dari minyak saat menggoreng dapat meningkatkan kadar kolesterol.
Kolesterol merupakan zat yang dibutuhkan tubuh, namun kadarnya yang terlalu tinggi dapat menyebabkan gangguan kesehatan, termasuk penyakit jantung. Makanan tinggi lemak jenuh dan lemak trans yang sering ditemukan pada makanan olahan dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL).
Jenis Minyak dan Kolesterol Jenis minyak yang digunakan untuk menggoreng mempunyai banyak pengaruh. Minyak yang tinggi lemak trans atau jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol.
Read More : Bisakah Pria Pakai Sunscreen? Ini Kandungan yang Cocok
Penelitian menunjukkan bahwa lemak trans, yang banyak ditemukan pada makanan olahan, dapat meningkatkan LDL dan menurunkan kolesterol baik (HDL), yang penting untuk kesehatan jantung.
Alternatifnya, penggunaan minyak sehat seperti minyak zaitun atau minyak canola dapat mengurangi efek negatif terhadap kolesterol.
Menurut American Heart Association, minyak zaitun dapat meningkatkan HDL dan menurunkan LDL bila digunakan dalam jumlah sedang. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa mengonsumsi minyak zaitun dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Teknik Memasak Sehat Terong Goreng Bisa Naikkan Kolesterol? Jawabannya tergantung pada cara pengobatannya.
Menggoreng terong dengan minyak yang sehat dan dalam jumlah yang wajar dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang. Namun, jika Anda menggunakan minyak yang tidak sehat dan mengonsumsinya secara berlebihan, hal tersebut dapat berdampak negatif pada kadar kolesterol Anda.
Untuk menjaga manfaat terong bagi kesehatan, yang terbaik adalah menggunakan metode memasak seperti mengukus, memanggang, merebus atau merebus (menggoreng cepat dengan sedikit minyak). Cara ini tidak hanya menjaga nutrisi terong, tetapi juga tidak menambah kalori atau lemak ekstra serta tidak menaikkan kadar kolesterol.