Jakarta, Beritasatu.com – Selama 10 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin, sektor infrastruktur jalan raya atau tol di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan daerah lainnya banyak diapresiasi oleh para pelaku usaha skala rumahan. atau industri rumah tangga.
Read More : Dorong Hilirisasi Berbasis Prioritas untuk Optimalkan Sumber Daya Alam
Seperti yang diakui Kusnadi, seorang pengusaha produk kayu jati di salah satu home industri, keberadaan Tola Tras Java banyak membantunya. Kehadiran jalan tol sangat membantu usahanya mengirimkan produk ke berbagai daerah.
Menurut Kusnadi, penyambungan ruas Tol Trans Jawa dinilai akan memberikan dampak yang cukup besar, khususnya dalam operasional angkutan truk untuk mengangkut produk-produk kayu jati, seperti kusen kayu, pintu dan jendela yang terbuat dari kayu jati asli.
Ia mengatakan, produk kayu jati yang dipasarkan di berbagai wilayah di Jabodetabek berasal dari Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Berkat Tol Trans Jawa, produk kayu jati dapat dikirim dengan lancar dan cepat sampai tujuan.
“Jika datang dari Gunung Kidul menggunakan Tol Trans-Jawa menghemat 4 hingga 5 jam dibandingkan jalan arteri,” kata Kusnadi saat ditemui Beritasatu.com.
Kusnadi mengatakan, sebagai pelaku home industri di Gunung Kidul dan pemasarannya di Cibitung, Jawa Barat, mengaku kehadiran tol tersebut sangat membantu, apalagi pengiriman produk kayu jati dilakukan secara rutin dua kali dalam seminggu.
“Produk kayu jati dikirim dari Gunung Kidul ke Sibitung dua kali seminggu, setiap hari Minggu dan Rabu,” ujarnya.
Read More : Ada Merchandise Menarik untuk Pengguna Baru AstraPay di Semesta Berpesta Tasikmalaya
Kusnadi telah menggeluti usaha produk kayu jati hingga saat ini, yaitu sekitar 9 tahun. Setelah pensiun dari salah satu perusahaan kendaraan ternama di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ia mulai serius menekuni bidang pertukangan kayu hingga saat ini.
Tak disangka, di tengah ketatnya persaingan pasar tersebut, buah rintisan bisnis kayu yang dirintis keluarga tersebut kini membawa keberkahan bagi kehidupan keluarga, khususnya anak dan istri.
Kusnadi berharap peningkatan akses mobilitas distribusi barang dari tempat produksi hingga konsumen dapat ditingkatkan sehingga para pelaku usaha skala UKM di daerah dapat memiliki kemudahan akses.
“Saya sangat mengapresiasi kehadiran Tol Trans Jawa, walaupun tarif tolnya agak mahal, saya paham tol itu investasi, jadi wajar saja,” ujarnya.