Solo, Beritasatu.com – Timnas U-16 Indonesia mendapat obat kemenangan perdana saat Australia menang telak 3-5 pada laga semifinal Piala AFF U-16 2024 yang digelar di Stadion Manahan, Solo, Senin ( Jan 2024) pukul malam hari.
Read More : Piala AFF U-19: Siap Tekuk Laos, Ini Persiapan Australia
Tiga gol Indonesia dicetak oleh Muhammad Zahaby Gholly pada kuarter ketiga menit ke-45 dan Josh Holong Junior pada menit ke-90+3. Sedangkan Australia mencetak lima gol lewat kontribusi Amlani Tatu menit ke-23 dan 66, Quinn Macnicol menit 45+3, dan Anthony Stipe Didulica menit ke-71 delapan puluh enam.
Pelatih Indonesia U-16 Nova Arianto mengatakan kartu merah yang diterima timnya pada menit ke-30 menjadi salah satu faktor penentu kemenangan saat bertemu Australia U-16.
“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Australia yang bermain malam ini. Kartu merah pertama di menit ke-30 membuat permainan sedikit berbeda. Ia berkata, “Kami kesulitan keluar dari tekanan lawan.”
Meski demikian, Nova tetap berterima kasih kepada para pemain yang telah berusaha semaksimal mungkin. Terlihat dari usaha anak-anaknya melawan Australia meski hanya dengan 10 pemain saja mereka berhasil mencetak gol.
“Saya ucapkan terima kasih kepada para pemain yang mencoba bermain dengan 10 orang dan mampu melayani Australia dan mencetak gol. Itu yang saya katakan, mereka bisa bertarung dengan sangat baik, jadi mereka punya ide yang unik,” ujarnya.
Meski kalah, Nova berharap laga melawan Australia bisa menjadi pembelajaran bagi para pemainnya. Selain itu, para pemain Piala AFF 2024 siap bermain di AFC U-16.
Read More : STY Jamin Garuda Tampil Maksimal Saat Indonesia vs Filipina di Piala AFF 2024
Di sisi lain, Nova mengamini bahwa para pemain perlu memperbaiki rekornya, terutama kesalahan di lini belakang yang sering kali berujung kesalahan jika ingin bermain di level yang lebih tinggi.
Ini adalah pelajaran berharga bagi para pemain. Juga seberapa sering kita melakukan kesalahan seperti sebelum kita mendapat kartu merah dan percaya bahwa lini belakang harusnya lebih baik. Namun, ini adalah kesempatan lain bagi para pemain. Karena mereka akan mengikuti kualifikasi AFC, sehingga bisa menjadi pembelajaran untuk masa depan yang lebih baik, kata Nova.