Jakarta, Beritasatu.com – Jepang memperingatkan kemungkinan terjadinya gempa kuat setelah gempa berkekuatan 7,1 skala Richter mengguncang negara itu pada Kamis (8/8/2024) malam.

Read More : Pasutri Kurir Narkoba Rp 18,8 M Dibekuk di Riau Terancam Hukuman Mati

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengeluarkan peringatan pertama dalam sistem baru yang dibuat pasca gempa tahun 2011 yang menewaskan 18.500 orang, melansir AFP, Jumat (8/9/2024).

โ€œJika terjadi gempa besar di kemudian hari, akan terjadi getaran kuat dan tsunami besar,โ€ bunyi peringatan terbaru JMA.

โ€œKemungkinan terjadinya gempa besar baru lebih tinggi dari biasanya, namun hal ini bukan merupakan indikasi bahwa gempa besar pasti akan terjadi dalam jangka waktu tertentu,โ€ bunyi peringatan tersebut. ekspresi digunakan.

Keberatan tersebut berkaitan dengan zona subduksi Palung Nankai, yang terletak di antara dua lempeng tektonik di Samudera Pasifik, yang pernah terjadi gempa bumi dahsyat di masa lalu.

Pemerintah Jepang sebelumnya mengatakan ada sekitar 70% kemungkinan gempa besar berikutnya berkekuatan 8-9 skala Richter di Palung Nankai akan terjadi dalam 30 tahun ke depan.

Dalam skenario terburuk, para ahli memperkirakan 300.000 orang bisa meninggal, sementara beberapa praktisi mengatakan kerugian bisa mencapai $13 triliun dan infrastruktur bisa hancur.

Read More : Kunjungan Terakhir ke Indonesia Jelang Pensiun, PM Singapura Kenang Kerja Sama 1 Dekade

Sebelumnya Jepang diguncang gempa berkekuatan 7,1 skala Richter yang terjadi sekitar pukul 07:42 WIB pada Kamis (8/8/2024) malam. Gempa ini memicu peringatan tsunami sehingga menyebabkan tsunami kecil terjadi di banyak wilayah seperti Miyazaki, Kochi, dan Kagoshiwa.

Ketinggian air mencapai 50 cm di Miyazaki, 40 cm di Nichinan Aburatsu, dan 10 cm di Hyuga Hozoshima. Ngomong-ngomong, Tosa Shimizu tingginya 20 cm di Kochi.

Tsunami setinggi 10 cm juga terjadi di distrik Kumano di Pulau Tanegashima Kagoshima.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *