Batavia, Beritasatu.com – Kepala Badan Pengurus Negara Mali (BNPB) Letjen. TNI Suharyanto mengatakan, lokasi pengungsian letusan Gunung Lewotobi Laki di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) berbeda dari segi gender; seperti anak-anak dan orang tua.
Read More : Bertemu Effendi Simbolon di Solo 1,5 Jam, Jokowi: Pembicaraan Ngalor Ngidul
Arahan ini dipimpin Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka usai menggelar rapat percepatan penanganan bencana letusan Gunung Lewotobi Laki di BNPB, sebelah timur Batavia, Selasa (12/11/2024).
โMaturier, Wapres langsung memimpin rapat dengan memerintahkan, bahkan (memerintahkan) tempat pengungsian harus dibedakan antara jenderal, lansia, ibu hamil, ibu hamil dan anak-anak,โ kata Suharyanto dalam konferensi pers di Batavia, pada Selasa (12/). 11/2024).
Suharyanto menjelaskan, arahan para pengungsi erupsi Gunung Lewotobi adalah agar pelayanan kesehatan dan permintaan bisa langsung tepat sasaran. Menurut dia, hingga saat ini belum ada keluhan mengenai pelayanan makanan, minuman, dan air bersih.
Read More : Sri Mulyani: Pembangunan Merata di Era Jokowi, Papua dan Maluku Dapat Prioritas Infrastruktur
โNamun yang tetap diberikan adalah MCK (penyiram toilet). Dari MCK pengungsi erupsi Gunung Lewotobi ini banyak keluhan yang perlu diselesaikan agar terus diselesaikan,โ ujarnya. dikatakan.