Changcun, Beritasatu.com – Honky, produsen mobil asal China, China FAW Co., memproduksi ponsel pintar. Hal ini setelah pabrikan smartphone Xiaomi resmi meluncurkan mobil listrik pertamanya pada awal April lalu.

Read More : Tunjuk Pemimpin Baru, Roket Hizbullah Langsung Serang Rumah Warga Israel

Dengan memperkenalkan Arena EV pada Jumat (19/4/2024), Hongqi mengikuti jejak produsen mobil yang sibuk membuat smartphone di China. Oleh karena itu ada pepatah, “Jika Anda adalah produsen mobil di Tiongkok, Anda harus memiliki ponsel cerdas Anda sendiri.”

Neo akan memproduksi ponsel pintar pertamanya pada tahun 2023, dan Polestar akan bergabung dengan Geely, sebuah perusahaan otomotif asal Tiongkok.

Geely disebut-sebut akan bekerja sama dengan pemasok aksesoris Ekarx untuk memproduksi smartphone bermerek Hongqi untuk segmen pasar premium Hongqi.

Seperti halnya Neo dan Polestar, nilai jual yang ditawarkan adalah integrasi yang lebih baik antara smartphone Hongqi dan mobil Hongqi. Pernyataan resmi mengenai masalah ini melontarkan kata-kata seperti “pengalaman interaksi cerdas paling terhubung yang pernah ada”.

Read More : Spesifikasi Gahar Mobil Maung โ€œGarudaโ€ Indonesia 1 yang Ditunggangi Prabowo ke Istana Negara

Diketahui Ecarx dan FAW telah menandatangani perjanjian pengembangan smartphone di China. Ruang lingkup kerjasama ini meliputi kerjasama pada smart cockpit, Hongqi OS dan smartphone.

Hongqi, cabang kendaraan energi baru (NEV) premium dari FAW Tiongkok, akan menjual lebih dari 85.000 unit pada tahun 2023, naik 135% dari tahun 2022.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *