Jakarta, Beritasatu.com – Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei menjadi imam pemakaman Ismail Haniyeh, pemimpin organisasi perlawanan Palestina Hamas. Ismail Haniyeh diketahui tewas dalam serangan militer Israel di Teheran.

Read More : Jokowi Perkenalkan Prabowo Subianto ke Paus Fransiskus

Khamenei menjabat sebagai imam pemakaman dan memimpin doa di atas peti mati Ismail Haniyeh dan salah satu pengawalnya, yang juga tewas dalam serangan itu. Jenazah mereka dimakamkan di Universitas Teheran pada Kamis pagi (1 Januari 2024) waktu setempat.

Kantor pemimpin tertinggi Iran sebelumnya mengumumkan bahwa para pelayat akan diperintahkan untuk mengikuti prosesi ke Lapangan Azadi di pusat kota setelah salat jenazah di Universitas Teheran.

Puluhan ribu pelayat berkumpul di dalam dan sekitar kampus sambil memegang foto Haniya. Mereka berbaris di pinggir jalan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang pemimpin Hamas saat peti matinya diarak ke Lapangan Azadi.

Haniya dan salah satu pengawalnya tewas dalam serangan militer Israel di Teheran pada Rabu dini hari (30 Juli 2024). Dia berada di Teheran untuk menghadiri pelantikan Massoud Pezeshkian sebagai presiden Iran.

Pemerintah Republik Islam Iran telah mengumumkan masa berkabung selama tiga hari.

Read More : Karina Ranau Tetap Rayakan Ulang Tahun ke-15Anak Tanpa Kehadiran Epy Kusnandar

Khamenei mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa serangan itu menunjukkan bahwa rezim Zionis bersedia menghadapi konsekuensi atas tindakannya.

โ€œAdalah tugas kita untuk membalas pertumpahan darah ketika Haniya syahid di wilayah Republik Islam Iran,โ€ ujarnya.

Usai salat di Teheran, jenazah Haniya akan diterbangkan ke Qatar untuk dimakamkan dan salat akan dipanjatkan besok, Jumat (2/8/2024).

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *