Padang Pariaman, Beritasatu.com – Polisi terus memburu pembunuh Nia Kurnia Sari, gadis penjual kentang, yang ditemukan tewas dalam keadaan telanjang di Padang Pariaman, Sumatera Barat. Upaya penangkapannya gagal karena pelaku diduga menguasai tanah dan lingkungan sehingga kerap kabur saat ditangkap polisi.

Read More : 700 Kios dan Los di Pasar Karangkobar Banjarnegara Terbakar

Nia Kurnia Sari, gadis berusia 18 tahun, pertama kali menghilang pada 6 September 2024 setelah berjualan gorengan di sekitar rumahnya. 

Setelah dilakukan penggeledahan, jenazah Nia ditemukan pada 8 September 2024 dalam keadaan terkubur tanah dan ditutupi dedaunan. Penemuan ini mengejutkan warga sekitar mengingat kondisi tubuh telanjang tersebut.

Humas Polda Sumbar, Kompol Dwi Sulistyawan menjelaskan, pengejaran terhadap pelaku yang dilakukan tim gabungan Polda Sumbar dan Polres Padang Pariaman terus dilakukan.

Saat ini polisi sedang memetakan lokasi dan kondisi medan kawasan tersebut untuk membatasi pergerakan pelaku.

Kompol Dwi Sulistyawan di sini, Sabtu, mengatakan, “Ada kendala dalam pengejaran tersangka pelaku yang diketahui menguasai lahan tersebut, sehingga berhasil lolos dari kejaran petugas gabungan khusus binaan Polda Sumbar. “. (14/9/2024).

Read More : Asyiknya Kebersamaan Berburu 3.000 Porsi Takjil Gratis di Unesa

Namun Kompol Dwi Sulistyawan mengatakan identitas pelaku sudah lebih jelas dan akan diketahui.

Polisi berharap pelakunya segera ditangkap. Kepolisian Daerah Provinsi Sumbar memfokuskan seluruh polsek di sekitar Padang Pariaman untuk memprediksi kemungkinan pelaku melarikan diri.

Hingga saat ini, penindakan dan pengembangan kasus pembunuhan sadis tersebut terus mengungkap fakta dan membawa pelakunya ke pengadilan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *