Tangerang, Beritasatu.com – Desian Azzahra (17), salah satu korban truk boks ugal-ugalan di Kota Tangerang, mengeluhkan biaya pengobatan di RS EMC Tangerang. Adam Rediansyah mengaku adiknya belum menerima santunan dari Jasa Raharja terkait pendanaan rumah sakit.

Read More : Polisi Buru Pemilik Facebook yang Minta Ibu Muda di Tangerang Lecehkan Anak Lelakinya

“Sampai saat ini saya belum bertemu langsung dengan Jasa Raharja untuk menanyakan apakah biayanya ditanggung atau tidak,” ujarnya, Sabtu (2/11/2024).

Adam mengatakan adiknya menjadi korban yang mengalami luka cukup serius, terutama pada kaki kanan, karena tertabrak ban truk bersayap usai terjatuh dari sepeda motor.

“Dokter menganjurkan operasi karena jaringan di kaki rusak. Jika tidak dilakukan tindakan, yang paling fatal adalah infeksi yang bisa berujung pada amputasi kaki,” ujarnya.

Adam khawatir Jasa Raharja tidak menanggung biaya pengobatan adiknya di RS EMC. Apalagi rumah sakit ini merupakan rumah sakit swasta yang tentunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Read More : 8 Tanaman yang Tidak Disukai Kucing

“Keinginan saya yang pertama, harus ada kejelasan dari Jasa Raharja dan juga harus ada tanggung jawab penuh dari instansi terkait yang menjadi hak dan kewajibannya dalam pendanaan,” ujarnya.

Adam pun meminta PT Bintang Timur yang bertanggung jawab atas pengemudi truk ugal-ugalan itu bertanggung jawab. Jadi biaya yang saya perlukan untuk pemulihan di rumah sakit dan juga setelah rumah sakit karena pastinya membutuhkan biaya yang besar, tegasnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *