Jakarta, Beritasatu.com – McDonald’s (McD) terpaksa menarik penjualan burger Quarter Pounder di lima restorannya di Amerika Serikat (AS). Burger tersebut diduga terkontaminasi E. coli yang menginfeksi 49 orang di 10 negara bagian. Satu orang meninggal dunia dan 10 lainnya dirawat di rumah sakit (RS).
Read More : Ratusan Peserta di Bogor Mengikuti Senam Zumba di Festival BTV Semesta Berpesta
Kehadiran bakteri E.coli pada makanan yang dimakan sangatlah berbahaya. AP, melaporkan Kamis (24/10/2024), jenis bakteri E. coli yang umum dapat menyebabkan penyakit serius dan kematian. Kelompok yang paling berisiko adalah anak-anak, orang lanjut usia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Apa itu E.coli? Meskipun banyak jenis E. coli yang tidak berbahaya, ada beberapa jenis yang dapat menyebabkan penyakit serius. Menurut Pusat Pengendalian Penyakit (CDC), wabah McDonald’s melibatkan E. coli O157, yang menghasilkan racun yang menyebabkan diare parah dan dapat menyebabkan gagal ginjal serta komplikasi serius lainnya.
Bagaimana cara penularannya ketika seseorang mengonsumsi makanan yang terkontaminasi atau melakukan kontak dengan hewan, lingkungan, atau manusia yang terinfeksi?
Para pejabat kesehatan awalnya mencurigai bawang segar cincang dan daging panggang di McDonald’s sebagai kemungkinan sumber wabah tersebut. Namun, daging sapi panggang bukan merupakan sumbernya karena persyaratan federal untuk pengujian daging, serta protokol McDonald’s yang memastikan daging dimasak pada suhu yang cukup tinggi untuk membunuh bakteri. Sedangkan bawang bombay disajikan mentah.
Read More : Bantah Terlibat Perseteruan Nikita Mirzani dan Lolly-Vadel, Marissya Icha: Saya Tidak Pernah Bertemu Mereka
Gejala keracunan E. coli biasanya muncul dalam 1 hingga 2 hari setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi. Mulai dari gejala demam, muntah, diare (termasuk diare berdarah) dan dehidrasi. Infeksi ini dapat menyebabkan kerusakan ginjal yang serius, terutama pada anak di bawah usia 5 tahun.
Seberapa sering E. coli menyebabkan penyakit?