Jakarta, Beritasatu.com – Hyundai Motor Company (HMC) akan membuka pabrik pertamanya di Malaysia tahun depan dengan nilai investasi 2,16 miliar ringgit. Mengutip Bernama, Selasa (26 November 2024), Menteri Perdagangan dan Industri Internasional Tengku Datuk Seri Zafrul Abdul Aziz mengatakan investasi ini akan menjadi investasi terbesar Hyundai di Malaysia dan akan membuka banyak lapangan kerja.
Read More : Hasil Arsenal vs Nottingham Forest: Gol Saka, Partey, dan Nwaneri Bawa Arsenal Petik Kemenangan Keenam
“Ini investasi yang besar. Sebanyak tujuh model mobil akan diproduksi dalam lima tahun ke depan. Pabrik ini akan dibuka di Kulim (Kedah) tahun depan,” ujarnya.
Zafrul melanjutkan, investasi Hyundai nantinya akan digunakan produsen mobil asal Korea tersebut untuk memproduksi mobil Hyundai dengan harga lebih kompetitif di Malaysia. Ilustrasi Hyundai Santa Fe Hibrida. – (Spesial/-)
“Kami telah menetapkan sejumlah syarat agar HMC dapat menggunakan komponen lokal dalam produksinya,” ujarnya. Dengan ini, HMC akan mampu memproduksi mobil dengan harga yang lebih kompetitif.”
Zafrul mengatakan tujuh model kendaraan akan diproduksi termasuk mesin pembakaran internal (ICE) dan kendaraan hybrid dalam lima tahun ke depan, dengan kemungkinan kendaraan listrik (EV). ) di masa depan.
Read More : Begini Tampang SUV Listrik 3 Baris Hyundai Ioniq 9
Dengan investasi baru di pabrik Malaysia ini, Hyundai berencana memperluas fasilitas manufakturnya di Malaysia. Hanya saja pabrik ini tidak sebesar pabrik Hyundai di Indonesia yang dibangun dengan investasi Rp 46,9 triliun. Selama ini pabrik Hyundai di Indonesia memproduksi mobil konvensional dan listrik.