JAKARTA, Beritasatu.com – Hari ini Kamis (22/8/2024) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal bisnisnya melemah akibat Wall Street di Amerika Serikat (AS) menunjukkan kinerja yang buruk. hasil positif. . menukarkan

Read More : Harga Emas Antam Melesat Rp 11.000 Jadi Rp 1,521 Juta Per Gram

Hingga pukul 09:30 WIB, IHSG turun 32,7 poin (0,46%) ke level 7.520, berdasarkan data pasar saham yang diolah Beritasatu.com.

Kelompok investor teratas dari 33 saham anggota turun menjadi 491,8, indeks LQ45 turun menjadi 938, dan indeks syariah yang merupakan bagian dari Jakarta Islamic Index (JII) melemah menjadi 509,2.

Bursa saham AS menguat di Wall Street pada Rabu (21/8/2024) setelah risalah rapat kebijakan Federal Reserve (Fed) meningkatkan harapan investor terhadap penurunan suku bunga di bulan September.

S&P 500 naik 0,42% menjadi 5.620,85, menandai kenaikan kesembilan dalam 10 hari terakhir. Empat dari 11 sektor S&P 500 mencapai level tertinggi dalam 52 minggu. Sementara Nasdaq naik 0,57 persen menjadi 17.918, merupakan penguatan kesembilan dalam 10 sesi terakhir. Dow Jones Industrial Average naik 55,52 poin (0,14%) menjadi 40.890, kenaikan keenam dalam 7 hari terakhir.

Read More : LFLO Putuskan Tak Bagi Dividen, Laba Ditahan untuk Antisipasi

Sementara itu, IHSG ditutup di zona hijau pada pasar saham pada Rabu (21/8/2024). Selama perdagangan, indeks mencatatkan rekor tertinggi baru sepanjang masa atau all-time high (ATH) di level 7.594.574.

Namun IHSG ditutup menguat 20,6 poin atau 0,27 persen pada 7.554.539. Sebanyak 268 saham mengalami kenaikan harga, 259 saham mengalami penurunan harga, dan 231 saham stabil harga.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *