Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rossan Roeslani berharap terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat akan membawa angin segar bagi Indonesia. Kami berharap terpilihnya Trump akan meningkatkan hubungan Indonesia dengan Amerika Serikat, khususnya di bidang perdagangan dan investasi.
Read More : Israel Gencar Dorong Pencantuman Milisi Houthi sebagai Organisasi Teroris
Meski penghitungan suara masih berlangsung, Trump disebut-sebut memenangkan Pilpres AS 2024 karena memperoleh suara terbanyak dan memenuhi ambang batas minimum suara elektoral.
“Kami berharap dengan terpilihnya Presiden Trump, hubungan Indonesia dan Amerika Serikat akan terus membaik, khususnya di bidang perdagangan dan investasi. Setiap pergantian kepemimpinan tentu akan membawa dampak dan mudah-mudahan menjadi hal yang positif bagi kita semua.” kata Rossan usai menghadiri sidang paripurna kabinet di Istana Jakarta, Rabu (11/6/2024).
Lebih lanjut, Rossan menambahkan, dalam waktu dekat Presiden Prabowo Subianto berencana melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat. Namun belum diketahui apakah Presiden Prabovo akan bertemu langsung dengan Trump dalam kunjungan tersebut.
“Kami juga akan mengunjungi Amerika Serikat.” Saya dan Presiden Prabowo akan berangkat ke sana untuk mempererat hubungan Indonesia dan Amerika. “Kami akan melihat segala kemungkinan, termasuk apakah ada peluang untuk bertemu dengan Trump,” jelas Rosen. .
Pemerintah Indonesia juga merencanakan sejumlah tawaran investasi kepada pemerintah AS. Berbagai investasi ditawarkan di sektor-sektor strategis seperti energi terbarukan dan Proyek Pembangunan Ibu Kota Indonesia (IKN).
Read More : Waspada, Jabodebek Diguyur Hujan Siang hingga Malam
“Investasi yang akan ditawarkan antara lain pada sektor energi terbarukan, energi bersih dan kelanjutan program JETP (Energy Just Transition Partnership).” Kami akan membicarakan hal ini dengan Amerika Serikat,” Rossan menambahkan.
Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hassan Nasbi menambahkan, kunjungan Presiden Prabovo ke Amerika Serikat diharapkan dapat bertemu dengan Presiden Amerika Joe Biden. Namun, dia tidak menutup kemungkinan akan bertemu dengan Trump.
“Presiden Prabovo akan bertemu dengan Presiden Biden. Namun, kami masih menunggu hasil pemilu presiden di Amerika Serikat. pemenang pemilu presiden, siapa pun yang menang,” kata Hassan.