JAKARTA, Beritasatu.com – Keluarga mendiang Brigadir R. (Ridal Ali) yang bunuh diri di Mampang, Jakarta Selatan menolak dilakukan autopsi. Kerabat yang hadir bukanlah saudara langsung, melainkan sepupu dan ipar Brigadir RA.

Read More : FIFA Dikritik karena Tunjuk Tuan Rumah Piala Dunia 2030 dan 2034 Tanpa Ada Persaingan

Wakil Komisaris Polres Metro Jakarta Selatan Henriques Yosi mengatakan, jenazah sudah diserahkan kepada keluarga. Jenazah kemudian dibawa ke Manado.

“Jenazah sudah diterima pihak keluarga dan akan diantar ke Bandara Soekarno-Hatta untuk mengambil penerbangan ke Sulut. Bahkan saat ini pihak keluarga sudah mengeluarkan surat pernyataan tidak bersedia dilakukan otopsi. Almarhum R,” Kompol Kata petugas polisi Henriques Yossi di rumah sakit. Polsek Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (27/4/2024).

Yossi mengatakan, jenazah Brigadir R hanya dilakukan otopsi dan repertoar atau pemeriksaan luar saja tanpa perlu dilakukan otopsi. Pantauan Beritasatu.com, ada tiga perwakilan keluarga yang menolak memberikan keterangan resmi kepada awak media.

Yossi menjelaskan, pihak keluarga menyaksikan rekaman CCTV tersebut bersama tim penyidik. Setelah itu, perwakilan keluarga pun mendatangi lokasi kejadian untuk melihat keadaan sebenarnya.

Read More : Kronologi Perkenalan dengan Haldy Sabri, Sahabat Sebut Irish Bella Tak Pernah Mau Bertemu Sendirian

Belakangan, pihak keluarga mendatangi RS Polri untuk memeriksa kondisi jenazah. Perwakilan keluarga menjelaskan secara rinci status hasil pemeriksaan luar mendiang Brigadir Ridal yang dilakukan tim dokter forensik RS Polri.

“Jadi berdasarkan semua fakta tersebut, pihak perwakilan menghubungi pihak keluarga di Manado, Sulut dan membenarkannya, sehingga diputuskan untuk tidak dilakukan otopsi dan karena tidak dilakukan otopsi maka dilakukan pemeriksaan jenazah. “Sudah selesai.” Dia menjelaskan.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *