JAKARTA, Beritasatu.com – Pemerintah Republik Indonesia menyerahkan pilot Soci Air Philip Mark Mertens yang baru saja dibebaskan kepada pemerintah Selandia Baru setelah disandera oleh kelompok kejahatan bersenjata (KKB) pimpinan Aegianus Kogoya.
Read More : Jokowi Siap Dampingi Paus Fransiskus Selama Kunjungan Bersejarah di Indonesia
Penyerahan tersebut dilakukan setelah pesawat TNI AU Halim Perdanakusuma Airlines yang ditumpangi Mehran tiba di Jakarta pada Sabtu (21/9/2024) pukul 22.26 WIB.
โSekarang, atas nama Pemerintah Republik Indonesia, saya secara resmi telah menyerahkan pilotnya, Kapten Philip Mertens, kepada Tuan Kevin (Duta Besar Selandia Baru untuk Selandia Baru, Indonesia Kevin Burnett) yang diwakili oleh Duta Besar Selandia Baru di Jakarta , kata Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Hadi Jajanto di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Antara, Sabtu. Seperti diberitakan (21/9/2024).
Diakui Hadi, acara serah terima tersebut berjalan lancar. Ia juga mengatakan, Mehrtens saat ini menjabat sebagai kepala kedutaan Selandia Baru.
Pada kesempatan itu, Mahahartens dibebaskan dari penjara karena kerja keras semua pihak, ujarnya.
Oleh karena itu, ia mengapresiasi TNI, Fulari, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan agama.
Read More : Menyambut Hari Belanja Nasional, Platform E-Commerce Bersaing Tingkatkan Mutu Layanan
โKami juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri RI dan Kedutaan Besar Selandia Baru di Jakarta, serta berbagai pihak yang terlibat dalam upaya pembebasan korban penculikan, Philip Mehrtons,โ ujarnya.
Para Mahartan tersebut dibebaskan pada hari Sabtu dan dijemput oleh Satuan Tugas Perdamaian Kartanz di desa Yugoro, distrik Maibaruk, distrik Nega.
Satgas menerbangkan Mahartan ke Thimika untuk pemeriksaan kesehatan. Mahretan tersebut diterbangkan dari Timika ke Jakarta oleh TNI AU setelah dinyatakan sehat.