JAKARTA, Beritasatu.com – Ucapan Al-Ahsa belakangan ini kembali menyedot perhatian publik setelah ia resmi menikah dengan wanita Yordania. Selain itu, penampilan sang aktor juga mendapat sorotan karena ia terlihat semakin religius dan dikabarkan mulai beremigrasi.
Read More : Ikhlas Hak Asuh Anak Milik Baim, Paula: Demi Mental Kiano dan Kenzo
Pria berusia 28 tahun itu berjanggut panjang dan mengenakan pakaian Timur Tengah serta berpenampilan seperti pangeran Arab.
Warganet yang mengikuti kehidupannya mulai membandingkan penampilan Sabuda sebelum dan sesudah hijrah. Banyak orang ingin mengetahui lebih jauh tentang proses migrasi.
Sebelumnya Sabuda dikabarkan pernah menjalin hubungan dengan Ulan Gulitno, namun hubungan tersebut berakhir buruk setelah Ulan melaporkan pinjaman renovasi rumah tersebut kepada Sabuda. Kasus tersebut ditutup setelah Sabuda melunasi utangnya.
Sabuda konon belakangan ini mulai menjalani kehidupan yang lebih religius. Beberapa waktu lalu, saat menunaikan umrah, ia berdoa kepada temannya Wirda Mansour, berharap bisa segera bertemu dengan wanita shaleh.
Sebda juga berbicara tentang perjalanan imigrasinya. Ditegaskannya, perubahan tersebut bukan karena perpecahan di Ulan. Dalam wawancara di channel YouTube Melaney Ricardo, ia menjelaskan bahwa proses imigrasinya bermula dari kendala kesehatan yang dialaminya.
Melansir Beritasatu.com, Selasa (29 Oktober 2024), “Saya belum move on sejak putus (dengan Wulan Guritno). Saya mulai riset bagaimana caranya move on pada Mei 2023.”
Sabuda mengaku mulai memeriksakan kesehatannya sebelum putus dengan Ulan. Ternyata ia mengidap berbagai penyakit yang bersarang di tubuhnya.
Read More : 65 Persen Anak Indonesia Alami Gangguan Temper Tantrum Akibat Bermain Gawai
“Saya mengikuti tes dan hasilnya tidak bagus. Karena saya terlalu banyak makan cabai dan terlalu banyak minum alkohol.”
Sabuda mencatat bahwa dia sering menghabiskan banyak waktu di klub malam. Namun, setelah jatuh sakit, ia lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dan mulai memikirkan dirinya sendiri.
“Inilah yang saya sadari. Sebelum saya terkena kolitis, hidup saya hanya dikelilingi oleh kesenangan duniawi dan pemuasan nafsu yang bersifat sementara,” jelasnya.
Pergantian Sabda pun disetujui oleh ibunya, Shanty Widhianti. Ia senang melihat anaknya menjadi lebih religius.
Alhamdulillah sekarang kata itu sudah berubah, kata Shanti dalam wawancara di saluran YouTube-nya.