Solo, Beritasatu.com – Indonesia U-16 ditahan imbang sementara 2-2 oleh Australia pada leg pertama semifinal Piala AFF U-16 di Stadion Manahan, Senin (1/7/2024).
Read More : Latihan Jelang Laga Versus Filipina, Timnas Indonesia Akan All Out
Indonesia memimpin pada menit kedua pertandingan berkat gol Mohamed Zahabi Goli. Namun Australia berhasil menyamakan skor menjadi 1:1 melalui tendangan bebas J. Noah Maltz.
Australia memimpin berkat gol Kevin McNicol. Mohamed Zahabi Guli kembali mencetak gol yang membuat Indonesia menyamakan kedudukan di babak pertama.
Indonesia dikurangi menjadi 10 orang setelah Ryan Afriansea Soderjat mendapat kartu kuning kedua.
Pada laga semifinal kali ini, Indonesia menerapkan formasi 4-3-3. Pelatih Nova Arianto menempatkan trio Mohammad Zahavi Guli, Mochamad Mirza Firjatula, dan Fadli Alberto Henga di barisan depan.
Tiga pemain depan disokong Avandra Floresta, Nazriel Alfaro Siahdan, dan Daniel Alfredo. Lini belakang dipercayakan kepada I Putu Panji Apriawan, Matthew Ryan Baker, Fabio Azkairawan, dan Ryan Apriansia Soderjat. Mereka menjaga kiper Muhammad Noor Ikhsan.
Tampil berseragam putih, Indonesia mencetak gol saat pertandingan baru berjalan dua menit. Mohamed Zahabi Goli mencetak gol yang membawa pasukan Nova Arinto unggul.
Umpan silang Matthew Baker berhasil diselamatkan oleh striker bernomor punggung 7. Umpan silang Gholy memaksa kiper Australia Jai Ijanovic untuk merebut bola. Skor berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Indonesia.
Pada menit ke-20, Australia mendapatkan tendangan bebas setelah Ryan Afriansea Soderjat dilanggar di luar kotak penalti. Tendangan bebas itu kemudian dilakukan oleh J. Noah Maltz.
Tendangan bebas nomor satu berhasil menerobos tembok pemain Indonesia dan masuk ke sudut kanan gawang Nur Ichesan.
Indonesia terpaksa bermain dengan 10 orang sejak menit ke-27 setelah Ryan Afriansea diusir wasit. Pemain Diva United ini mendapat kartu kuning kedua karena melakukan pelanggaran terhadap top skorer Australia J-Noah Maltz.
Read More : Jaksa KPK: SYL Harusnya Menerima dan Tobat Dituntut 12 Tahun Penjara
Australia terus berusaha memberikan tekanan kepada Indonesia dengan menambah pemain. Namun Indonesia masih berhasil menyerang pasukan asuhan Brad Maloney.
Australia mendapat peluang pada menit ke-39 berkat tendangan keras dari titik penalti Amlani Tatu. Beruntung kiper Noor Ichsan mampu menghalaunya meski harus terjatuh.
Australia berhasil mencetak gol di penghujung babak pertama dan membawa mereka unggul 2-1. Gol tersebut tercipta berkat umpan Alexander Jesse Bolton yang dibelokkan kiper Nur Itchesan. Bola kemudian disambar Kevin McNicolli ke gawang Indonesia.
Namun Indonesia tidak menyerah. Berkat gol Gholy, Garuda Moda berhasil menyamakan skor menjadi 2-2. Skor bertahan 2-2 hingga kuarter pertama berakhir.
Pemenang laga ini akan menghadapi Thailand yang pada laga sebelumnya berhasil mengalahkan Vietnam 2-1. Partai final ini juga akan digelar di Stadion Manahan pada Rabu (3/72024). Perebutan tempat ketiga sebelumnya ditetapkan untuk mempertemukan Vietnam dengan tim yang kalah dalam pertandingan Indonesia-Australia.
Susunan pemain: Indonesia (4-3-3): 22 Mhd Nur Ichsan: 4 I Putu Panji Apriawan, 5 Mathew Ryan Baker, 14 Fabio Azkairawan, 19 Raihan Apriansyah Sudrajat, 6 Evandra Florasta, 8 Nazriel Alfaro Alfrido Gumhamad, 12, 9 Mochamad Mierza Firjatullah, 10 Fadly Alberto Hengga.
Australia (4-4-2): 1 Jay Ianovich; 2 dari Lowell Coir dari Lowell, 4 Jayden Peter Nakowski (tengah), 5 Christian David Pullela, 14 Alexander Lech Garboski; 6 Alexander Jesse Bolton, 19 J. Noah Maltz, 22 Kevin McNicol, 10 Nicholas Gustavo Alfaro; 9 Jordan Groroski, Amelani Tatoo 11