Jakata, Beritasatu.com – Berdasarkan laporan terbaru, beberapa mobil di Amerika Serikat terbukti memiliki angka kematian lebih tinggi dibandingkan mobil lainnya. Meski beberapa kendaraan tersebut mendapat peringkat keselamatan yang baik, namun tingkat kecelakaan masih menunjukkan tren yang mengejutkan.
Read More : Cristiano Ronaldo Bertekad Cetak 1.000 Gol Sebelum Pensiun
Melansir Autoblog, Minggu (24/11/2024), pusat penelitian mobil iSeeCars telah merilis daftar nama mobil dengan tingkat kematian lebih tinggi dibandingkan mobil lain yang dijual di Amerika Serikat. Daftar ini disusun menggunakan informasi dari Sistem Pelaporan Analisis Fatalitas (FARS) Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA).
Berdasarkan data, diketahui terdapat 23 model mobil dengan tingkat cedera fatal jauh lebih tinggi dibandingkan rata-rata mobil lain di jalan raya. “Database ini mencakup kecelakaan yang mengakibatkan setidaknya satu korban jiwa pada kendaraan dengan model tahun 2018 hingga 2022,” kata Autoblog.
Dari hasil penelitian, Hyundai Venus menjadi mobil dengan jumlah kecelakaan fatal terbanyak. Diikuti oleh Chevrolet Corvette, Mitsubishi Mirage, Porsche 911, Honda CR-V Hybrid, Tesla Model Y, Buick Encore GX, Kia Forte, dan Buick Envision.
Yang juga masuk dalam daftar ini adalah model lain seperti Kia Soul, Toyota Corolla Hybrid, dan Tesla Model S. Mobil-mobil ini masuk daftar karena jumlah kematiannya lebih tinggi dari skor rata-rata.
Meski beberapa kendaraan tersebut memiliki standar keselamatan yang tinggi, namun ada beberapa faktor yang berkontribusi terhadap angka kecelakaan fatal, terutama di segmen kecil dan rendah. Ternyata mobil berukuran kecil lebih sering mengalami kecelakaan fatal.
Read More : Polisi Cari Pengendara Motor yang Terserempet Larasati Nugroho Saat Kecelakaan di Pesanggrahan
Karl Brauer, analis eksekutif di iSeeCars, menjelaskan bahwa meskipun mobil baru lebih aman karena teknologi canggih seperti desain sasis modern, teknologi bantuan pengemudi, dan fitur keselamatan lainnya, ada alasan lain yang mempengaruhi tingkat kematian akibat kecelakaan tersebut, yaitu pengemudi. . kebiasaan.
“Pengendara yang terganggu atau ngebut dapat meningkatkan risiko kecelakaan, meski mobil dilengkapi dengan perlengkapan keselamatan berkualitas tinggi,” jelasnya.