Jakarta, Beritasatu.com – Pastor Marcus Solo Keuda SVT dari Kantor Dialog Antaragama Vatikan menilai kunjungan organisasi pemuda antaragama yang dipimpin Ketua Umum GP Ansar Adinjavuharudin ini merupakan kunjungan bersejarah pertama bagi Vatikan. Untuk itu, Vatikan sangat senang, mengapresiasi dan bangga atas kunjungan pemuda lintas agama ke Indonesia.

Read More : Jusuf Kalla dan Pemimpin Tertinggi Hamas Bahas Kondisi Terkini Palestina di Qatar

“Ini pertama kali dalam sejarah kita, jadi bersejarah dan sangat bermanfaat,” kata Marcus kepada Beritasatu.com eksklusif di Vatikan, Selasa (20/8/2024).

Pimpinan organisasi antaragama yang datang ke Vatikan antara lain Ketua Umum PP GB Ansar Adinjauharuddin, Ketua Umum PP Muhammadiyah Tulfiqar Ahmad Dawallah, Ketua Umum Pemuda Katolik Stephanus Asad Kuzma, Ketua Umum Gerakan Pemuda Kristen Indonesia (Sahat Martin Philip Sinurat) dan Presiden. Jenderal I Gede dari Persatuan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah).

Lebih lanjut Pastor Marcus mengatakan Paus akan menyambut generasi muda antaragama Indonesia dengan tangan terbuka, terutama ketika isu persaudaraan umat manusia diangkat.

Paus Fransiskus akan sangat senang mengakui terbitnya Dokumen Promosi Persaudaraan Manusia atau Dokumen Abu Dhabi yang ditandatanganinya bersama Grand Sheikh Al Azhar Ahmed Al Tayyeb pada 4 Februari 2019, ujarnya.

Pastor Marcus melanjutkan, kampanye persaudaraan umat manusia ini harus diperluas tidak hanya kepada generasi muda antaragama Indonesia, tetapi juga ke Asia pada Selasa, 20 Agustus 2024. – (Beritasatu.com/Syukri Rahmatulla)

“Kantor kami di Vatikan memiliki tradisi kerja sama bilateral yang permanen. Saat ini kami melihat kemungkinan kerja sama permanen dengan forum antaragama dari Indonesia. Artinya, kami akan membuat kerangka dan proyek kerja sama yang tidak terbatas pada Indonesia, Asia, dan seluruh dunia. jadi kita Pindah dari Indonesia ke tingkat Asia,” jelasnya.

“Kalau kita bekerja secara profesional, banyak manfaatnya dan kita bisa dengan mudah ke Asia,” ujarnya.

Read More : Kasus LPEI, KPK Dalami Uang Rp 4,6 Miliar hingga Deretan Barang Mewah yang Disita

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Podujana Peramuna, Ansar H. Atinjoharuddin mengatakan, “Saya sangat berterima kasih atas sambutan hangat dan ramah yang diberikan Vatikan kepada organisasi pemuda antaragama.”

“Kedepannya, kampanye lintas agama untuk persaudaraan dan kemanusiaan dapat dipromosikan secara luas di Indonesia, menjadi penggerak perdamaian dunia, dan mewujudkan Dokumen Abu Dhabi, terutama dalam kondisi dunia yang sedang memanas saat ini,” jelasnya.

Ia bertanya, “Bagaimana pemuda dari agama-agama dunia bisa menjadi aktivis keagamaan di belahan dunia lain.”

Gus Edin juga akan menyambut baik hal ini dan akan segera menghargai keyakinan Vatikan. Ia menyimpulkan, “Kami menyambut baik hal ini, kami akan segera mewujudkannya dan kami akan mendiskusikan ide tersebut secara serius dengan Pdt.”

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *