Beritasatu.com – Religius Moses Henry yang kini menjadi sorotan usai video kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) viral di media sosial, memperjelas apa yang dituduhkan kepadanya.
Read More : Kasus Warga dan TNI Keroyok Polisi di Muba, 6 Orang Jadi Tersangka
Dalam keterangannya, Moses Henry yang bernama asli Hendrianto Ujari membantah tudingan terhadap dirinya dan mengatakan istrinya, Shirley, telah melakukan pelecehan terhadapnya.
“Bukan hanya saya yang melakukan kekerasan, Shirley juga yang memukuli saya,” kata Moses Henry saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (23/08/2024).
Moses Henry mengatakan, Shirley selain kasar juga kerap merusak mobilnya.
Ia berkata: “Istri saya juga sering merusak mobil saya dan menipu saya.
Dia bilang dia menghadapi banyak masalah dari Shirley. Dia mengatakan dia diusir dari rumahnya pada 10 Agustus 2024, dan pada 11 Agustus, Shirley mengirim pesan WhatsApp yang memintanya membayar 20 miliar rupiah untuk berhenti memposting video kekerasan dalam rumah tangga di media sosial.
“Pesan itu masih saya simpan sebagai bukti,” ujarnya.
Read More : 6 Penyelundup Narkoba ke Riau Ditangkap, 12 Kg Sabu-sabu dan Ribuan Ekstasi Disita
Moses Henry percaya bahwa tidak mungkin untuk memenuhi tuntutan Shirley dan mengakui bahwa setelah menolak permintaan tersebut, Shirley mengirimkan foto dan video pribadi dirinya dalam keadaan telanjang kepada keluarganya.
Moses Henry menjelaskan, kegagalannya memenuhi tuntutan Shirley menyebabkan munculnya video kekerasan dalam rumah tangga di media sosial yang menarik perhatian publik dan media.
“Mereka juga mengancam akan menyebarkan video kekerasan terhadap Raffi Ahmad dan Deddy Corbusier. Karena saya tidak punya uang, saat itulah Chuck Scholet datang,” ujarnya.