Jakarta, Beritasatu.com – TNI akan mengirimkan 40 tenaga medis ke Gaza sebagai bagian dari bantuan kemanusiaannya kepada warga sipil di wilayah tersebut. Rombongan pertama personel medis militer tiba dengan kapal rumah sakit UEA di Mesir pada Jumat (9 September 2024) sebelum dipindahkan ke Rafah di Jalur Gaza selatan.

Read More : Berhasil Jual 9.416 Unit Mobil Listrik pada Kuartal III, Cermati Cara Wuling Dongkrak Penjualan

Indonesia merupakan salah satu negara yang paling menentang invasi Israel ke Jalur Gaza dan menuntut diakhirinya pendudukan negara Zionis Palestina.

Sejak aksi bom di Jalur Gaza dimulai pada Oktober 2023, pemerintah dan masyarakat Indonesia telah mengirimkan beberapa kiriman berisi ratusan ton bantuan kemanusiaan.

Kelompok tenaga kesehatan pertama terdiri dari 25 orang dokter, perawat, bidan, dan tenaga medis lainnya. “Apa yang terjadi di Jalur Gaza di Timur Tengah telah memberikan pukulan telak bagi rakyat kami,” kata Presiden terpilih sekaligus Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, dalam pengarahan sebelum berangkat ke Jakarta, Rabu (8 Juli 2024) malam.

“Indonesia harus menunjukkan persatuan, tanggung jawab kemanusiaan untuk menjaga semangat kemerdekaan, hak suatu negara untuk hidup dan menentukan nasibnya sendiri, bebas dari kezaliman,” kata Prabowo.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan kalian semua untuk mengabdi. Semoga sukses untuk semua orang,” katanya.

Read More : PMI Kirim 500 Tenda untuk Pengungsi di Gaza Palestina

Direktur Jenderal Strategi Pertahanan (Strahan) Mayjen Ujang Darwis mengatakan meskipun ada rencana untuk memindahkan lebih dari selusin personel medis militer ke rumah sakit lapangan UEA di Rafah, sebagian dari misi tersebut bergantung pada situasi keamanan di kota selatan. dari Gaza. .

TNI akan mengirimkan personel rombongan kedua dari Jakarta setelah rombongan pertama tiba dengan selamat di RS lapangan Rafah.

Tenaga medis Indonesia akan bekerja dalam misi tersebut selama empat bulan, bergantian antara rumah sakit terapung di Mesir dan rumah sakit lapangan di Rafah.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *