Jakarta, Beritasatu.com – Artis Sandra Dewi bercerita tentang penyakit kulit rosacea yang dideritanya sehingga tidak bisa menyetujui dua tas. Suaminya, Harvey Moeis, harus merogoh kocek ratusan juta rupee untuk memberi kompensasi kepada toko yang memberinya tas tersebut.
Read More : Tim Pencari Fakta Independen Kasus Vina Laporkan Dugaan Obstruction of Justice
Hal itu diungkapkan Sandra Dewi saat memberikan keterangannya dalam sidang lanjutan dugaan pengelolaan skema tata niaga produk timah di Wilayah Izin Pertambangan (IUP) PT Timah tahun 2015 hingga 2022, Senin (21/10/2024). Duduk sebagai salah satu terdakwa yakni Harvey Moeis.
“Ada dua tas. 6 September 2021 Saya menderita penyakit kulit rosacea sampai sekarang. Ini adalah penyakit kulit yang tidak dapat disembuhkan. Jadi saya pergi ke Singapura untuk berobat. “Jadi saya punya dua tas yang diimbangi suami saya dengan addendum karena saya tidak bisa menyelesaikan addendum tersebut sesuai batas waktu yang kami janjikan,” kata Sandra Dewi saat sidang tipikor di Jakarta, Senin (21/10/2024).
Sandra Dewi mengaku dokter menyarankannya istirahat selama 3 bulan. Karena itu, dia mengaku belum bisa menyelesaikan adendum tersebut.
“Lalu dia bilang padaku bahwa aku harus istirahat selama 3 bulan sampai kulitku membaik. “Jadi saya minta izin untuk tidak bekerja dan ada dua tas yang menghalangi saya untuk memenuhi tanggung jawab pekerjaan,” kata Sandra Dewi.
Bahkan, Sandra Dewi menyebut wajahnya membusuk saat penyakit kulit itu muncul kembali. Ia pun mengaku memiliki dokumentasi foto penyakit yang dideritanya.
“Saat saya rosacea kambuh, saat stres, imunitas saya menurun, wajah saya langsung dipenuhi nanah. Saya punya bukti foto. “Saya ke Singapura untuk berobat, lalu dokter menyuruh saya untuk tidak stres karena saya sudah menderita penyakit ini selama 3 tahun,” jelas Sandra Dewi.
Juri kemudian mempertanyakan kompensasi terkait pengesahan kedua tas tersebut. Sandra Dewi pun membenarkan Harvey Moeis sudah membayar ganti rugi.
“Siapa yang membayar?” tanya hakim.
Read More : Kronologi Kasus Impor Gula dengan Tersangka Tom Lembong, Kerugian Negara Rp 400 Miliar
“Suamiku,” jawab Sandra Dewi.
“Harganya berapa?” tanya hakim.
“Tas ini sangat berharga. “Yang Chanel harganya 150 (Rp juta), Mini Lindy harganya 195 (Rp juta), menurutku,” jawab Sandra Dewi.
“Apakah Anda benar-benar membayarnya?” tanya hakim.
“Iya, tapi tokonya tidak mau diganti. Kami punya niat baik untuk mengganti kerugian karena saya tidak ingin merugikan toko,” jawab Sandra Dewi.