Miami, Beritasatu.com – Presiden Federasi Sepak Bola Kolombia Ramon Jesurun ditangkap usai final Copa America 2024, Senin (15 Juli 2024). Jesurun menghadapi tiga tuntutan pidana, menurut catatan polisi Miami-Dade. Salah satunya adalah dugaan penyerangan terhadap aparat penegak hukum atau penyelenggara Copa America 2024.
Read More : Prediksi Susunan Pemain Portugal vs Republik Ceko
Jesurun dan putranya Ramon Jamil Jesurun ditahan di Stadion Hard Rock selama kekacauan yang menyebabkan polisi menangkap 27 orang dan mengusir 55 lainnya dari tempat tersebut.
Jesurun ditangkap hari Senin dan diperintahkan untuk membayar jaminan $1.000 pada setiap dakwaan pertama.
Sebelumnya, final Copa America 2024 antara Argentina dan Kolombia sempat ditunda lebih dari satu jam karena banyaknya penonton yang tidak memiliki tiket. Besarnya permintaan tiket dengan harga $1.300 menyebabkan banyak penggemar melompati gerbang stadion dan memasuki stadion NFL melalui sistem ventilasi.
Read More : 7 Duta Besar Negara Sahabat Berikan Surat Kepercayaan ke Presiden Prabowo
Banyak pemegang tiket mendapati kursi mereka ditempati oleh penonton yang tidak memiliki tiket, sehingga staf acara kewalahan dan seringkali tidak dapat membantu para penggemar. Video dari stadion menunjukkan penyelenggara acara mengizinkan penggemar masuk tanpa memeriksa tiket.