Yerusalem, Beritasatu.com – Israel mengundang duta besar negara-negara pendukung Palestina untuk menjadi anggota penuh PBB. Hal tersebut diumumkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Israel pada Minggu (21/4/2024).

Read More : IHSG Jatuh ke Level 6.749, Sektor Ini Paling Anjlok

Diketahui, 12 negara mendukung resolusi menjadikan Palestina sebagai anggota penuh PBB, dalam pemungutan suara yang berlangsung Kamis pekan lalu di sidang Dewan Keamanan PBB. Ada dua negara yang memilih netral yakni Inggris dan Swiss.

Di sisi lain, sekutu terkuat Israel Amerika Serikat (AS) langsung menolak resolusi tersebut. Sebagai tanggapan, Otoritas Palestina sedang meninjau hubungannya dengan Amerika Serikat.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Oren Marmorstein, mengatakan pada Sabtu (20/4/2024) bahwa Kementeriannya akan mengundang duta besar negara-negara yang memilih Dewan Keamanan untuk meningkatkan status Palestina di PBB. . Seruan tersebut disampaikan sebagai bentuk protes terhadap Israel.

โ€œDuta Besar Prancis, Jepang, Korea Selatan, Malta, Slovakia, dan Ekuador akan dipanggil besok, dan mereka akan menghadapi protes keras,โ€ ujarnya di halaman X.

โ€œPesan yang jelas kepada para duta besar adalah bahwa pengakuan terhadap Otoritas Palestina adalah sebuah hadiah bagi para teroris,โ€ tulisnya.

Read More : Mesir Gugat Aksi Genosida Israel di Jalur Gaza

Rancangan resolusi yang disampaikan pada sidang Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, diusulkan untuk disampaikan kepada dewan penuh dengan usulan mengenai diterimanya Negara Palestina menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa dan perubahan statusnya. non-Anggota pengamat yang diselenggarakan hingga tahun 2012.

Dari 193 negara anggota PBB, 137 diantaranya mengakui Palestina sebagai negara merdeka.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *