JAKARTA, Beritasatu.com – Ganda putra Indonesia Mohammad Sahib Fakhri/Daniel Martin mengungkap lawannya yang bermain konsisten gagal finis di China Open 2024, Sabtu (21/9/2024).
Read More : Isu Politik-Hukum Terkini: Prabowo Ogah 2 Periode jika Gagal
Fakhri/Bagas finis ketujuh di semifinal turnamen level BWF Super 1.000 setelah mengalahkan ganda Malaysia Goh Si Phi/Nur Azuddin 14-21, 20-22. Mereka mengakui kekalahan setelah 43 menit bertarung.
“Tentu kami ingin menang, tapi hasilnya kalah. Harus kita akui, Goh/Ezdin memainkan permainan yang sangat kuat hari ini, sangat konsisten dari awal hingga akhir. Kami mencoba segalanya, terutama di game kedua. “Kami kurang hati-hati, kurang berani,” kata Fikri.
Diakui Fakhri, pengembalian Goh/Izuddin sangat bagus, penguasaan bola selalu rendah sehingga memaksa mereka untuk memungut bola. Akibatnya Fikri/Daniel beberapa kali mengalami serangan.
Sementara menurut Daniel Martin, dibandingkan pertemuan pekan lalu, pasangan Malaysia lebih longgar dan lebih menguasai permainan. Mereka mencoba membalikkan keadaan di game kedua, namun gagal.
Read More : Persebaya Akan Mati-matian Lawan Dewa United demi Pertahankan Posisi Puncak
Daniel menambahkan, lolos ke babak semifinal BWF Super 1.000 Level Championship merupakan sebuah berkah baginya dan sangat penting untuk rankingnya.
“Setelah itu, kami harus segera kembali bugar karena Macau Open sudah dekat. Kami harus tetap menjaga kebugaran, makan teratur, istirahat teratur, dan tetap harus gym juga,” tambah Daniel.