Solo, Beritasatu.com- Presiden Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Eric Tuhir menghimbau para pemain Timnas Indonesia hingga usia 16 tahun untuk tidak kehilangan semangat setelah gagal melaju ke babak final U-16. Piala 2024. Di babak semifinal mereka kalah melawan tim Australia.

Read More : Gantikan Ernando yang Sakit, Andhika Jaga Gawang Persebaya Tak Kebobolan di Kandang PSBS

Eric yang juga menjabat Menteri BUMN menegaskan, para pemain bisa membalas Australia saat bertemu di Kualifikasi AFC U-17 2025 yang digelar Oktober 2024.

Saya mengatakan kepada para pemain bahwa tidak ada seorang pun yang boleh menundukkan kepala. Jangan menangis, pada bulan Oktober kita akan bertemu Australia dan menghancurkan mereka. “Kita bangsa yang besar tidak perlu takut,” ujarnya usai menyaksikan semifinal Piala AFF U-16 2024 antara Indonesia kontra Australia di Stadion Manahan.

Lebih lanjut, lanjut Eric, ia menilai para pemain Timnas U16 Indonesia bermain sangat baik meski akhirnya kalah 3-5. Hal itu terlihat dari gol yang dicetak meski dengan 10 orang, setelah Ryan Afriansia Sudarajat terlalu banyak kartu pada menit ke-28.

Saya pikir para pemain kami sangat bagus. Mengapa bermain bagus? Pada menit ke-28 babak pertama, kami bermain dengan 10 pemain dan berhasil mencetak dua gol. Kami kalah tapi kami bermain bagus dan ada semangat juang. “Kalau kami bilang kami kalah dari mereka, tidak,” ujarnya.  

Eric juga menyoroti selebrasi yang dilakukan pemain U-16 Australia yang dirasa berlebihan. Menurutnya, hal itu karena ingin membalas kekalahan tim seniornya, tim U-23, saat kalah melawan Indonesia.

Read More : Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Diminta Hindari Radius 13 Km

“Mereka terlalu banyak selebrasi bersama kita, kenapa? Karena mereka U-23 (Australia) kalah dari kita. Karena kalah, mereka malu dan sekarang mereka balas dendam,” kata Eric.

Eric menegaskan, apa yang dialami tim U16 Indonesia akan menjadi penyemangat lebih lanjut bagi tim senior Indonesia yang akan bertemu Australia di kualifikasi Piala Dunia 2026 September ini.

“Tim senior juga muncul pada bulan September dan melihat anak-anak muda Anda diintimidasi oleh (Australia), jadi mari kita lawan mereka,” tutupnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *