Jakarta, Beritasatu.com – Awal pekan ini, seorang pria dicegat di pelabuhan Futian saat mencoba melintasi perbatasan dari Hong Kong ke Shenzhen. Saat diperiksa Bea Cukai, ditemukan 104 ekor ular hidup disembunyikan di dalam tas pria tersebut.

Read More : Ini Pesan Presiden Jokowi ke Paus Fransiskus Jelang Tinggalkan Indonesia

Menurut Departemen Administrasi Umum Bea Cukai Tiongkok pada Jumat (12/7/2024), petugas Bea Cukai menemukan enam kaleng kecil yang disegel dengan lakban di dalam kemasan tas setelah dilakukan pemeriksaan.

Setiap kantong berisi beberapa ular hidup dengan warna dan bentuk berbeda. Ular tersebut meliputi lima jenis, yaitu ular susu, ular serumpun barat, ular jagung, ular derik hitam, dan ular banteng. Kelima spesies ini tidak ditemukan di Tiongkok.

Sebuah video yang dirilis oleh pemerintah Tiongkok menunjukkan petugas bea cukai memeriksa enam wadah plastik terbuka berisi ular berwarna merah, merah muda, dan putih, yang sering dicari sebagai hewan peliharaan.

โ€œMereka yang melanggar hukum akan dituntut semaksimal mungkin,โ€ kata mereka tanpa merinci hukumannya.

Read More : Kedekatan Presiden Prabowo dan Presiden Erdogan: Semobil dari Bandara Menuju Hotel

Tiongkok sendiri merupakan tujuan terbesar perdagangan satwa liar ilegal di dunia, meski ada upaya untuk memerangi perdagangan tersebut.ย 

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *