Jakarta, Beritasatu.com – Badan Pengembangan dan Pengembangan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) sebagai bagian dari perayaan Bulan Bahasa dan Sastra 2024.
Read More : Profil Meutya Hafid, Politikus Golkar yang Dipanggil ke Kediaman Prabowo Subianto
E Aminudin Aziz, Kepala Badan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar, mengatakan perayaan Bulan Bahasa dan Sastra 2024 diadakan untuk menumbuhkan semangat berjanji di kalangan generasi muda. Pemerintah juga ingin mendorong masyarakat untuk bangga, fasih dan maju dalam berbahasa Indonesia.
Salah satu kegiatan dalam Porsen adalah jalan sehat warga Bahasa Agency yang diikuti oleh seluruh pejabat Bahasa Agency seluruh Indonesia mulai dari Hotel Sultan hingga kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta pada Minggu (27/10/2024). ) Pagi.
“Jalan sehat warga Badan Bahasa yang diikuti seluruh pegawai dari 30 daerah ini merupakan cara kami memberikan kesempatan kepada mereka untuk berkomunikasi dengan pegawai yang mungkin belum pernah mereka temui. beri mereka ruang untuk “menikmati suasananya. Bulan bahasa ibu kota pasti berbeda dengan bulan bahasa daerah masing-masing dari suasananya,” kata Aminudin.
Selain olah raga pagi, Badan Bahasa Kemendikbud juga menyelenggarakan berbagai acara kesenian, mulai dari pentas seni, lomba puisi dan sastra yang juga bisa diikuti masyarakat umum, guna memeriahkan Bulan Bahasa dan Sastra 2024. . .
“Ini merupakan kebahagiaan kita bersama. Kita menyambut Bulan Bahasa dan Sastra 2024 dengan rasa bahagia dan kebersamaan,” kata Aminudin.
Read More : Bareskrim Ungkap Penggelapan 20.000 Motor Senilai Rp 876 Miliar
Sementara itu, Sekretaris Badan Bahasa Kementerian Pendidikan Dasar Hafidz Muksin menambahkan, perayaan Bulan Bahasa dan Sastra 2024 merupakan gagasan yang pertama kali diprakarsai oleh seluruh pusat bahasa Indonesia. menghidupkan dan mengangkat martabat bahasa Indonesia sebagai bahasa pergaulan.
“Selama ini dengan semangat yang luar biasa bisa mengajak diri sendiri kepada orang lain. Kita mempunyai semangat pengembangan bahasa Trigatra yang mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah dan menguasai bahasa asing,” jelas Hafidz.