Washington, Beritasatu.com – Para pejabat AS sangat khawatir perang besar antara Israel dan kelompok teroris Hizbullah yang didukung Iran dapat membebani pertahanan udara Israel utara, termasuk sistem pertahanan udara Iron Dome.

Read More : Airlangga Beri Sinyal Pemerintah Bakal Beri Diskon Tiket Pesawat Saat Lebaran 2025

Kekhawatiran ini telah memberi tahu pihak Israel bahwa Iron Dome menimbulkan risiko terhadap persenjataan besar rudal dan drone Hizbullah.

Para pejabat AS mengatakan kepada CNN pada Kamis (20 Juni 2024) bahwa para pejabat Israel telah mengatakan kepada Amerika Serikat bahwa mereka berencana mengalihkan sumber daya dari Gaza selatan ke Israel utara sebagai persiapan serangan terhadap Hizbullah.

“Kami memperkirakan setidaknya beberapa baterai Iron Dome akan mengalami kesulitan,” kata seorang pejabat senior AS.

Seorang pejabat Israel mengatakan hal itu akan lebih mungkin terjadi jika Hizbullah melancarkan serangan skala besar dengan senjata berpemandu presisi yang dapat menantang pertahanannya. Hizbullah telah membeli amunisi dan rudal presisi dari Iran selama bertahun-tahun. Israel telah berulang kali menyatakan keprihatinannya atas hal ini.

Awal bulan ini, Hizbullah merilis video serangan pesawat tak berawak terhadap pangkalan militer di Israel utara, yang merusak baterai Iron Dome. Media Israel melaporkan bahwa ini adalah contoh pertama yang terdokumentasi mengenai serangan yang berhasil terhadap sistem pertahanannya.

Militer Israel (IDF) mengatakan mereka tidak mengetahui adanya kerusakan pada sistem. Namun, para pejabat Israel mengatakan kepada AS bahwa mereka yakin Iron Dome menimbulkan risiko, khususnya di Israel utara.

Kekhawatiran utama Israel adalah penggunaan amunisi dan rudal presisi dalam jumlah besar oleh Hizbullah, kata sumber yang mengetahui ancaman tersebut.

Read More : Penjelajah NASA Kemungkinan Telah Menemukan Tanda-tanda Kehidupan Purba di Planet Mars

Kelompok militan Lebanon juga merilis video berdurasi sembilan menit pada minggu ini, yang diyakini diambil oleh drone, menunjukkan sasaran militer Israel di beberapa kota Israel.

Pejabat AS lainnya mengatakan kepada CNN bahwa jika terjadi perang habis-habisan, Israel memerlukan sistem pertahanan udara tambahan dan Iron Dome yang disediakan oleh AS.

Menurut Badan Riset Kongres, Iron Dome sangat penting bagi pertahanan Israel dan pemerintah AS telah menghabiskan lebih dari $2,9 miliar untuk pembangunannya.

Pasukan Pertahanan Israel mengatakan sistem tersebut memiliki tingkat keberhasilan 95,6 persen dalam serangan roket yang diluncurkan oleh kelompok Jihad Islam tahun lalu. Oleh karena itu, jika Hizbullah berhasil mengalahkan pertahanan antimisil Israel, maka nyawa tentara dan warga sipil Israel akan terancam.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *