Jakarta, Beritasatu.com – Harry Kane mendukung Gareth Southgate di tengah kritik yang ditujukan kepada pelatih Inggris itu setelah awal yang tidak memuaskan di Euro 2024.

Read More : F1: Leclerc dan Sainz Yakin Menang Saat Balapan Utama

Tim Tiga Singa berada dalam posisi bagus untuk lolos ke babak 16 besar setelah meraih empat poin dari dua laga awal. Namun, Inggris gagal memenuhi ekspektasi publik meski memiliki empat striker menakutkan di diri Kane, Jude Bellingham, Phil Foden dan Bukayo Saka.

Pasukan Southgate masih jauh dari kata puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Denmark usai mengalahkan Serbia 1-0 di laga pembuka Euro 2024.

Di bawah Southgate, Inggris telah mencapai final, semifinal, dan perempat final di tiga turnamen besar terakhir.

“Akan selalu ada orang yang mengkritik atau meragukannya, tapi rekornya berbicara sendiri. Penampilannya menurut saya sukses,” kata Keane seperti dikutip AFP.

Mantan striker Tottenham Hotspur itu yakin Southgate bertekad menjadikan Inggris juara dan para pemain mendukungnya.

“Inggris menjalani perjalanan yang sulit di babak grup kompetisi internasional, setelah juga gagal memenangkan pertandingan kedua mereka di final Piala Dunia dan Piala Eropa sebelumnya,” kata striker yang kini bermain untuk Bayern Munich itu.

Kane percaya lebih baik menghadapi kesulitan di awal turnamen dan melakukan perubahan daripada terjun di saat yang benar-benar penting di babak sistem gugur.

“Kami sangat yakin bisa memenangkan turnamen ini. Anda bisa memenangkan dua game pertama, 3-0, 3-0, dan pergi. Lalu semua orang mengatakan Anda akan menjadi juara. Namun, ternyata Anda tersingkir di babak tersebut 16,” ulang Kane.

Read More : Final Piala AFF U-19 2024 Indonesia vs Thailand, Gajah Perang Tak Gentar meski Kurang Istirahat

Menurut penyerang berusia 30 tahun itu, melewati masa-masa sulit di awal bukanlah hal yang buruk. “Ini memperluas fokus Anda dan memberi tahu Anda bahwa Anda bisa tersingkir dari turnamen jika pertandingan buruk,” katanya.

Kane diganti, bersama Saka dan Foden, dengan sisa waktu 20 menit saja dalam pertandingan melawan Denmark. Southgate menyalahkan serangkaian masalah kebugaran atas ketidakmampuan Inggris untuk memberikan perlawanan yang kuat di turnamen sejauh ini.

Kane melewatkan dua pertandingan terakhir Liga Jerman musim lalu karena masalah punggung. Namun, dia menolak anggapan bahwa dirinya belum sepenuhnya fit untuk memimpin lini depan.

Dia menambahkan: “Di turnamen ini, saya merasa bugar seperti yang saya alami sepanjang musim. Saya tahu saya tersingkir di pertandingan kedua, tapi itu karena pelatih ingin melihat sesuatu yang berbeda dan mempromosikan pemain yang lebih maju,” kata Kane. .

“Menurut pengalaman saya, ketika saya bermain buruk atau di bawah standar, selalu ada sesuatu yang perlu dicari dan dicari alasannya,” tegas Keane.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *