Kediri, Beritasatu.com – Program insentif guru agama di Kabupaten Kediri pertama kali dilaksanakan pada masa pemerintahan Bupati Hanindhito Himawan Praman. Tercatat pada tahun 2024, hampir 9.000 guru yang mengikuti bisyaroh. Hal tersebut diungkapkan Kepala Pondok Pesantren Al Falah Ploso (Ponpes), Mojo, Kediri, KH Iffatul Lathoif saat menyerahkan secara simbolis insentif bisyaroh kepada guru agama di Taman antara lain guru TPQ, Madin, Kristen, Katolik, dan Hindu. Kecamatan Hijau Simpang Lima, Rabu (18/09/2024).

Read More : Banjir Bandang di Enrekang, Jalan dan Jembatan Desa Terputus

“Saya tahu ada insentif hanya pada masa Mas Dhit. Benar atau tidak?” kata Gus Thoif.

“Betul,” ribuan peserta langsung merespons pernyataan Gus Thoif.

Menurut Gus Thoif, Mas Dhito memulai program insentif ini berdasarkan ketertarikan terhadap ustadz Bupati Kedir. Pihaknya sangat mengapresiasi tawaran program insentif ini.

“Ta Mas Bup (Mas Dhito) membuat program yang luar biasa untuk seluruh ustadz,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Mas Dhito mengatakan, penyaluran bisyaroh yang dimulai pada tahun 2021 ini merupakan tanggung jawab pemerintah Kabupaten Kediri untuk memperhatikan kesejahteraan para ustadz informal. Menurutnya, kehadiran guru agama di Kabupaten Kediri penting dalam proses tumbuh kembang anak mulai remaja hingga dewasa. Tanpa kehadiran guru agama juga berdampak pada kualitas moral anak.

“Guru agama ini menjadi benteng tumbuh kembang moral anak,” jelas bupati muda berusia 32 tahun itu.

Read More : Jalan Rusak Parah, Warga Sakit Ditandu 28 Km Menuju Puskesmas di Mamuju

Pemberian bisyaroh diketahui diberikan pada waktu yang sama setiap tahunnya. Dengan demikian, para ustadz menerima langsung program bisyaroh dengan nilai nominal Rp1,2 juta.

“Supaya tidak ada potongan. “Kami menghindari hal itu,” tegasnya.

Sementara itu, penyaluran bisyaroh semakin meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2024, jumlah mereka akan meningkat menjadi hampir 1.000 guru. Sementara itu, jumlah penerima hibah akan bertambah sebanyak 500 guru pada tahun 2023.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *