Jakarta, Beritasatu.com – Pemilik Tesla Cybertruck dikabarkan harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka saat membuka pintu mobil listrik tersebut. Desain eksterior Tesla Cybertruck cukup tajam untuk membuat pemilik kendaraan listriknya terkesan.
Read More : Peringkat Daya Saing Indonesia Naik Signifikan, Ini 4 Faktor yang Jadi Indikatornya
Kejadian bermula saat pemilik Tesla Cybertruck ingin menunjukkan kepada mertuanya mobil listrik rancangan Elon Musk.
Berbeda dengan pintu yang ada pegangannya, truk ini memiliki tombol untuk membuka pintunya. Ini bukan mobil pertama dan bukan yang terakhir, kata Carscoops, dikutip Beritasatu.com, Selasa (16/7). ). /2024).
Soalnya, gerendel pintu belakang diletakkan di sebelah pintu depan kendaraan listrik tersebut. Jadi, ketika satu orang mencoba menutup pintu belakang dan orang lain mencoba membuka pintu depan, hal buruk bisa saja terjadi, seperti menabrak mobil listrik dengan sudut tajam.
Hal inilah yang dialami seorang pemilik Tesla Cybertruck yang mengungkapkan kesedihannya di forum Cybertruck Owners Club. Pemilik forum bernama SpykeDaddy ini mengatakan, mertuanya harus dilarikan ke rumah sakit karena ditabrak Tesla Cybertruck.
“Ini adalah peristiwa traumatis bagi kita semua,” tulisnya dalam postingan di forum tersebut.
“Kami beruntung karena mertua saya hanya mendapat tujuh jahitan,” jelasnya.
Ia mengingatkan seluruh pemilik Tesla Cybertruck untuk berhati-hati dan tidak terlalu berhati-hati saat membuka dan menutup pintu kendaraan. Pasalnya, desain mobil listrik dari Tesla tidak biasa.
Read More : Sirkulasi Siklonik Masih Terpantau, Waspada Banjir Rob di Wilayah Pesisir Ini
“Saya terkejut dia tidak kehilangan ujung jarinya atau mematahkannya di dalam mobil listrik,” serunya.
Pada awalnya, banyak pakar keselamatan menyatakan keprihatinannya tentang desain kelistrikan Tesla Cybertruck. Desain yang kuat dan tajam ini konon dapat membahayakan pejalan kaki dan pengendara sepeda, serta merusak kendaraan lain di jalan.
“Masalah besarnya, kalau mereka (Tesla) benar-benar mengeraskan kulit mobilnya dengan menggunakan baja yang tebal, maka waktu akan berhenti. Ada kepala orang, itu akan menimbulkan banyak kerusakan pada mereka,” kata mantan Presiden tersebut. dari Ola. Asuransi. Institute United States Highways (IIHS), Adrian Lund, dikutip dari laman Reuters.
Samer Hamdar, profesor keselamatan mobil di Universitas George Washington, juga skeptis terhadap keterbatasan Cybertruck. Menurutnya, perlu adanya suplemen khusus untuk meningkatkan perlindungan pada bagian crumple.
“Mungkin ada mekanisme yang dapat menarik ketakutan yang dapat mengurangi fakta bahwa Anda memiliki akses yang terbatas,” kata Hamdar.