Batavia, Beritasatu.com – Perusahaan teknologi asal China, Honor, mengumumkan bantuan kecerdasan buatan pertamanya, sebagai langkah mengejar ketertinggalan dari perusahaan seperti Apple. Honor juga meluncurkan program untuk mendorong pengguna membeli perangkat terbaru perusahaan.

Read More : Mobil Sport Listrik Audi e-tron GT Gunakan Bridgestone Potenza Sport A untuk Dongkrak Performa

Menurut CNBC International, Minggu (8/9/2024), asisten digital Honor, Yoyo, telah menerima peningkatan AI dan akan tersedia untuk pengguna di China dalam waktu dekat, diikuti oleh pengguna internasional.

Pihak perusahaan mengatakan Yoyo bukanlah sesuatu yang baru, namun pendekatan AI merupakan sesuatu yang baru yaitu Honor AI Agent.

Dalam demo yang dilakukan Honor, perwakilan perusahaan terlihat menunjukkan bagaimana pengguna Yoyo dapat meminta fitur berlangganan otomatis di WeChat dan Alipay, dua aplikasi pembayaran populer di Tiongkok.

Dalam demo tersebut, Yoyo dapat menemukan langganan dua aplikasi dan menanyakan pengguna apakah akan membatalkannya.

Agen AI dipromosikan oleh produsen ponsel pintar untuk menjadikan pengalaman seluler lebih personal dan efisien. Idenya adalah agen dapat mempelajari perilaku pengguna dan memberikan saran mengenai perilaku tersebut.

Read More : Wajib Tahu! Ini Keuntungan Berinvestasi di Bank Emas Indonesia

Meski asisten digital seperti Siri milik Apple atau Bixby milik Samsung sudah ada sejak lama, namun kemampuannya masih terbatas.

Perusahaan kini mencari cara untuk memasukkan AI ke dalam asisten virtual ini, menyusul munculnya ChatGPT dan model bahasa besar (LLM), yang dilatih pada data dalam jumlah besar dan berdasarkan bahasa percakapan.

Dengan Yoyo, Honor ingin mengalahkan pemain besar global serta pesaing domestik di Tiongkok.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *