NEW YORK, Beritasatu.com – Saham-saham Wall Street AS, termasuk Dow Jones, menguat pada Jumat (11 Januari 2024) karena Amazon memimpin saham-saham Big Tech ke zona hijau sejak November. Saham-saham juga naik, didukung oleh laporan pekerjaan AS yang mengecewakan.

Read More : Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tipis Jadi Rp 1,513 Juta Per Gram

Dow Jones naik 288,73 persen (0,69%) menjadi 42.052, S&P 500 naik 0,41 persen menjadi 5.728 dan Nasdaq Composite naik 0,8 persen menjadi 18.239.

Saham Amazon naik 6,2% karena kekuatannya dalam komputasi awan dan bisnis periklanan membantu pendapatan raksasa e-commerce itu mengalahkan ekspektasi para analis. Pendapatan Intel berada di atas ekspektasi analis, sehingga meningkatkan sahamnya sebesar 7,8%. ,

Menyusul kinerja mengecewakan beberapa perusahaan Wall Street pada pekan ini, kedua saham tersebut turut mendongkrak sentimen investor.

“Saham teknologi besar tetap menjadi pendorongnya,” kata Rob Williams dari CNBC International, kepala strategi investasi di Sage Advisory.

Sementara itu, sebuah laporan yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan bahwa perekonomian AS hanya menambahkan 12.000 lapangan pekerjaan pada bulan Oktober, jauh di bawah ekspektasi sebesar 100.000. Ini menandai tingkat penciptaan lapangan kerja terlemah sejak Desember 2020. ,

Read More : Resmi Bawa Motor Nomor 1, Jorge Martin: Saya Ingin Menang dengan Aprilia

Tingkat pengangguran tetap di 4,1% sesuai ekspektasi. Investor tidak bereaksi banyak, karena mereka mengaitkan data buruk tersebut dengan badai dan pemogokan Boeing.

Selain volatilitas ekstrim yang disebabkan oleh pemilihan presiden AS pada tanggal 5 November, investor juga menantikan pertemuan kebijakan dua hari Federal Reserve pada tanggal 6-7 November.

Sejauh minggu ini, S&P 500 turun 1,4%, Nasdaq turun 1,5%, dan 30 saham Dow Jones turun 0,2%.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *