Tepi Barat, Beritasatu.com – Tiga warga Israel tewas pada Minggu (9 Agustus 2024) di kawasan perbatasan Tepi Barat dan Yordania.
Read More : Hari Pertama Masa Tenang Pilkada Jakarta 2024: Pramono Anung Bersikan APK, Ridwan Kamil ke CFD
Militer Israel mengatakan seorang pria bersenjata yang mengendarai truk mendekati penyeberangan Jembatan Allenby di Yordania dan melepaskan tembakan ke arah pasukan keamanan Israel. Baku tembak pun terjadi dan Israel membunuhnya.
Ketiga warga Israel yang terbunuh semuanya laki-laki berusia 50-an.
Pria bersenjata itu diidentifikasi sebagai Maher al-Jazi, seorang pensiunan tentara Yordania dari kota Athroh di wilayah Ma’an.
Jordan menyelidiki penembakan itu. Yordania adalah negara Arab yang bersekutu dengan Barat dan berdamai dengan Israel pada tahun 1994. Namun Kerajaan Yordania sangat kritis terhadap kebijakan Israel terhadap Palestina.
Allenby membentang di Sungai Jordan dan juga dikenal sebagai Jembatan Raja Hussein. Daerah ini sering digunakan oleh warga Palestina dan wisatawan internasional, serta untuk transportasi barang.
Read More : Vadel Badjideh Kini Lebih Religius sejak di Penjara
Pihak berwenang Israel dan Yordania mengatakan penyeberangan ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut. Israel kemudian mengumumkan penutupan dua titik penyeberangan ke Yordania dari wilayahnya, dekat Beit She’an di utara dan Eilat di selatan.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengutuk serangan itu dan mengaitkannya dengan konflik yang lebih besar antara Israel dan Iran serta kelompok militan sekutunya, termasuk Hamas di Gaza dan Hizbullah di Lebanon.