Jakarta, Beritasatu.com – Kemajuan yang diraih Timnas Indonesia tak lepas dari kebijakan naturalisasi pemain. Meski mendapat kritik, kehadiran pemain Indonesia di skuad Garuda bisa menaikkan level permainan.

Read More : Guru di Gorontalo Melecehkan Siswa, Apa Sanksi Hukumnya?

Yenny Wahid, putri mantan Presiden Gus Dur, juga angkat bicara mengenai kritik terhadap kebijakan naturalisasi.

“Saya suka bingung kalau ada yang malu dengan naturalisasi pesepakbola yang memperkuat tim Indonesia. Saya bangga banget kalau ada yang mau membela timnas bahkan ingin jadi WNI. , rata-rata pemain naturalisasi itu ada darah Indonesia yang mengalir di tubuhnya, makanya menurut saya sah-sah saja,” ujarnya. 

“Kalau ada yang mau bergabung dengan negara kita, kita patut bangga sebagai warga negara Indonesia. “Jangan picik dalam terus meraih kesuksesan di bidang olahraga Indonesia,” lanjutnya.

Read More : Euro 2024: Susunan Pemain Spanyol vs Kroasia

Menurut Yenny, olahraga merupakan bahasa universal yang mempersatukan Indonesia. Melalui olahraga, kita belajar sportivitas, kerjasama tim dan pentingnya mencapai kesuksesan. Olahraga harus menyatukan, bukan memecah belah. “Ketika olahraga Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat internasional, maka kita patut berbangga dengan atlet-atlet kita,” imbuhnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *