Jakarta, Beritasatu.com – Perusahaan mobil listrik asal China, Nio, menawarkan diskon besar-besaran untuk sports utility vehicle (SUV) L60 miliknya. Diskon tersebut hadir seiring dengan ambisi perusahaan meningkatkan penjualan untuk mengalahkan Tesla di Amerika Serikat (AS).
Read More : Polisi Ungkap Motif Pelaku Penembakan Siswa SD di Sleman
CNBC International melaporkan pada Jumat (20 September 2024) bahwa Nio telah meluncurkan SUV L60 dengan merek Onvo dengan harga mobil kelas bawah 149,900 yuan (US$21,210). Ini adalah layanan sewa senilai $321 juta per mobil. -Baterai bulan.
Namun harga unit yang dijual dengan baterai akan menjadi RMB 206.000 atau Rp 441 jutaan. Perusahaan mengumumkan pengiriman unit tersebut akan dimulai pada 28 September 2024.
Saham Nio menguat 3,5% pada perdagangan AS, Kamis (19/9/2024) menyusul peluncuran unit Onvo L60.
Harga baru Onvo L60 dikatakan lebih murah dari harga yang diumumkan sebelumnya, yakni mulai 249.900 yuan atau Rp 500 jutaan, dibandingkan Tesla Model Y yang seharga 216.900 yuan atau Rp 465 jutaan.
CEO Nio William Lee mengatakan merek dengan harga murah akan membantu perusahaan menjangkau lebih banyak pasar global.
Hal ini disebabkan oleh kenaikan tarif dan tantangan lain dalam menjangkau pasar luar negeri seperti Eropa dan Amerika Serikat yang disasar untuk merek premium Nio.
Read More : Simon Aloysius Mantiri Pastikan BBM Pertamina Sesuai Standar, Pengawasan Akan Terus Ditingkatkan
Namun, ketika ditanya apakah Onvo akan mengganggu penjualan merek Nio, Lee mengatakan kedua merek tersebut menargetkan titik harga yang sangat berbeda.
Dia juga mencatat bahwa pengiriman Nio telah meningkat sejak perusahaan mengumumkan rencananya untuk Onvo.
Industri kendaraan listrik Tiongkok menjadi semakin kompetitif dalam beberapa tahun terakhir. Nio dan perusahaan China lainnya bersaing memperebutkan sebagian pangsa pasar Tesla.
Sementara itu, Lee mengatakan akan dirilis pada tahun 2025 di pasar Eropa. Sedangkan unit dijadwalkan dikirim ke Uni Emirat Arab (UEA) pada kuartal keempat tahun 2024.