JAKARTA, Beritasatu.com – Sebanyak 781.459 kendaraan Jeep Wrangler dan Gladiator harus dipantau kemampuannya untuk menyala sendiri. Peringatan tersebut merupakan hasil investasi badan keselamatan jalan raya AS, National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), yang dikutip Carscoops, Selasa (10/9/2024).
Read More : Ini 7 Gadis Istimewa yang Hadir di Momen Manis Bridal Shower Aaliyah Massaid, Ada Anak Puan Maharani
Peringatan tersebut dikeluarkan NHTSA menyusul laporan pemilik Jeep Wrangler 2021 yang mengalami luka-luka saat SUV kesayangannya terbakar. Berdasarkan kejadian tersebut, NHTSA kemudian melakukan penyelidikan.
Hasilnya, total 781.459 Jeep Wrangler dan Jeep Gladiator harus diwaspadai pada tahun 2021-2023. Jeep Wrangler Rubicon 392 Final Edition 2024 tampil dengan aksesoris tambahan. – (Karbuzz/Panas)
“NHTSA telah memulai penyelidikan terhadap 781.459 Jeep Wrangler dan Gladiator yang diproduksi untuk model tahun 2021-23 setelah mengetahui SUV buatan Amerika saya terbakar,” kata Karskops.
Berdasarkan kejadian tersebut, NHTSA menyebutkan api bermula dari ruang penumpang kompartemen mesin Jeep Wrangler. Setelah berbicara dengan perwakilan dari Groupe Stellantis, perusahaan yang menaungi Jeep, kebakaran tersebut diyakini disebabkan oleh kerusakan konektor listrik pada pompa power steering.
Read More : Ini Daftar Motor Termurah IMOS 2024 yang Harganya di Bawah Rp 20 Juta
Stellantis juga mengetahui beberapa insiden termal yang terjadi pada konektor berbagai kendaraan Jeep Wrangler dan Jeep Gladiator.
“Kedepannya isu ini bisa saja menjadi recall massal, namun untuk saat ini NHTSA hanya menganalisis penyebab kebakaran dan seberapa sering terjadi sebelum mengambil tindakan lebih lanjut,” ujarnya.